Breaking News:

Materai Rp 10 Ribu Mulai Hari Ini Resmi Diperjual Belikan, Disini Tempat Belinya Hingga Harganya

Bea materai Rp 10 ribu yang sudah diterapkan pemerintah sejak 1 Januari 2021 sesuai Undang-undang Nomor 10 Tahun 2020, resmi dijual hari ini

Tribunsumsel.com/Tatik
Petugas Kantor Pos Palembang memperlihatakan Materai Rp 10 ribu yang resmi dijual hari ini, Jumat (29/1/2021). 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Bea Materai Rp 10 ribu yang sudah diterapkan pemerintah sejak 1 Januari 2021 sesuai Undang-undang bea meterai Nomor 10 Tahun 2020, remsi dijual hari ini.

Manager Keuangan, Kantor Pos Palembang, Erna Fuji Rahayu mengatakan, keberadaan Materai Rp 10 ribu sudah ada sejak 1 Januari di kantor pos namun karena belum diluanching oleh menteri keuangan sehingga belum diedarkan.

Di Kantor Pos Palembang terdapat 450 ribu lembar Materi Rp 10 ribu yang dijual dengan harga sama seperti tertera pada nilai materai itu sendiri yakni Rp 10 ribu per lembarnya. Materai ini juga tersedia di kantor pos lainnya di Palembang.

"Materainya sudah ada sejak awal tahun tapi belum boleh dijual, difoto bahkan petugas pos saja tidak berani menyentuhnya karena masih dibungkus rapi dalam kotak kardus," ujar Erna ditemui di ruang kerjanya, Jumat (29/1/2021).

Erna mengatakan antusias masyarakat memiliki materai baru belum terlalu terlihat hari pertama materai ini diedarkan karena sebenarnya minat masyarakat sangat antusias tahun baru lalu. Tapi karena materai lama masih boleh digunakan di masa transisi membuat keberadaan materai baru tidak terlalu menyita perhatian masyarakat.

Baca juga: Polemik Pilkada Serentak 2024, Perludem: Perlu Ada Normalisasi Jadwal Pilkada, Ini Alasanya

Erna menjelaskan pemerintah masih memperbolehkan penggunana materai Rp 6.000 dan Rp 3.000 ribu dengan nilai minimal Rp 9.000.

Penggunaannya bisa berupa tiga buah materai Rp 3.000 dengan total Rp 9.000 atau kombinasi satu materai Rp 3.000 dan satu materai Rp 6.000 dengan total nilai Rp 9.000 atau kombinasi kedua materai Rp 6.000 sehingga nilainya Rp 12.000.

Masa transisi ini dilakukan karena diperkirakan masih banyak blangko materai Rp 6.000 dan Rp 3.000 yang masih beredar di masyarakat. Oleh sebab itu masih bisa digunakan daripada hangus saja. Tapi kebijakan transisi ini akan berkahir paling lambat 31 Desember 2021 mendapatakan, sehingga 1 Januari 2022 semua bea materai yang digunakan wajib materai Rp 10 ribu.

Hingga kini di kantor pos Palembang masih memiliki stok ratusan ribu lembar materi Rp 6.000 dan puluhan ribu lembar materai Rp 3.000. Bahkan terbaru ada materai Rp 6000 yang baru saja diterima PT POS untuk dipasarkan ke masyarakat. (TNF/TS)

Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved