Breaking News:

Kendaraan Tonase Besar Diimbau Jangan Dulu Lewat Jembatan Enim III, Paksa Lewat Siap-siap Diusir

Dishub Muaraenim menutup jalan untuk kendaraan bertonase tinggi melintas di Desa Karang Raja, Kecamatan Muaraenim.

Penulis: Ardani Zuhri | Editor: Refly Permana
sripoku.com/ardani
Tampak satu unit mobil fuso yang memaksa melintas di Jembatan Enim III dipaksa putar balik oleh petugas Dishub Muaraenim ke Jembatan Enim II. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Ardani Zuhri

SRIPOKU.COM, MUARAENIM - Pasca longsornya ruas jalan lingkar kota Muaraenim dan Jembatan Enim III, Dishub Muaraenim menutup jalan untuk kendaraan bertonase tinggi melintas di Desa Karang Raja, Kecamatan Muaraenim, Rabu (27/1/2021).

Dari pengamatan di lapangan, tampak rambu-rambu larangan melintas kendaraan terpampang di mulut Jembatan Enim III.

Selain itu, garis police line terpasang disekitar jalan longsor dan rambu-rambu kayu yang dijaga oleh petugas Dishub Muaraenim.

Untuk kendaraan roda dua dan empat yang berukuran kecil diperbolehkan melintas, namun bagi kendaraan roda empat bertonase tinggi seperti truk Fuso dilarang melintas.

Baca juga: Kumpulan Resep Masakan Rumahan, Tumis Pare, Masakan Rumahan Anti Pahit, Berikut Cara Masaknya

Tampak, ada beberapa truk Fuso yang nekat melintas langsung dihadang oleh petugas Dishub Muaraenim dan diminta putar balik melalui Jembatan Enim III.

Kadishub Muaraenim, H Riswandar SH MH, mengatakan bahwa demi keamanan terutama para pengguna jalan, Bupati Muaraenim telah memerintahkan untuk menutup sementara jalan tersebut sampai menunggu kajian dari Dinas PUPR Muara Enim kemungkinan pembangunan dam ataupun terowongan air sehingga aliran sungai tidak langsung mengenai tepian jalan.

Dan bagi truk fuso yang masih memaksa melintas, pihaknya tidak segan-segan akan memintanya putar arah ke Jembatan Enim III.

"Jalan ini statusnya milik Pemkab Muaraenim. Jika Bupati Muara Enim sudah instruksikan ditutup maka kita akan tutup," tegasnya.

Baca juga: Sebab Plasma Konvalesen tidak Ditanggung BPJS Kesehatan, Per Kantong Biayanya Rp 2 Juta

Ditambahkan Kasatlantas Polres Muaraenim, AKP Desy Ariyanti SH MH, sesuai perintah pimpinan untuk keamanan dan kenyaman pengguna jalan, maka pihaknya akan menutup jalan tersebut hingga kajian lebih lanjut dan mengalihkannya melalui Jembatan Enim III.

Dirinya juga meminta agar truk ataupun angkutan batubara yang sering melintas di Jembatan Enim III untuk tidak melintas lagi di Jembatan Enim III, tetapi melalui Jembatan Enim II karena bisa membahayakan kendaraan tersebut.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved