Breaking News:

Berita Muba

Beli Pistol Revolver Rp 500 Ribu, Pria Ini Pasrah Ketemu Tim Serigala, 'Aku Simpan untuk Jaga Diri'

Pasalnya pemuda ini kedapatan menyimpan senjata api rakitan (Senpira) jenis Revolver beserta 4 butir peluru.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Welly Hadinata
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
R pelaku kepemilikan senpira jenis revolver ketika diamankan di Mapolres Muba 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - R (28) warga Kecamatan Bayung Lencir, Muba harus berurusan dengan Tim Serigala Mapolres Muba.

Pasalnya pemuda ini kedapatan menyimpan senjata api rakitan (Senpira) jenis Revolver beserta 4 butir peluru.

Dipimpin langsung Kanit Pidum IPDA Nasirin tim Serigala langsung merangsek ke sebuah rumah di Dusun Simpang Bondon Desa Tampang Baru Kecamatan Bayung Lencir, Muba, Minggu (24/1/21)

Pada saat penggrebekan R tidak melakukan perlawanan dan menunjukkan tempat penyimpanan senpira.

Dari penggrebekan tersebut tim berhasil mengamankan 1 pucuk senpira pendek jenis revolver warna silver dengan silender 5, 4 butir amunisi kaliber 38mm serta 1 buah tas warna coklat tempat menyimpan senpira.

"Saat ini tim masih memburu pelaku yang menjual senpi rakitan tersebut kepada R dan nama pelaku tersebut sudah dikantongi Tim Serigala Polres Muba,” kata Kasat Reskrim Polres Muba AKP Ali Rojikin SH, Selasa (26/1/21).

Penggerebekan terhadap rumah pelaku merupakan bagian dari informasi masyarakat yang masuk ke Polres Muba sehingga dilakukan penyelidikan, Minggu, (24/01/2020) polisi langsung lakukan penggerebekan dirumah pelaku. 

Baca juga: Jabat Kasat Reskrim Polres Muba, AKP Ali Rojikin : Siap Jalankan Tugas dan Selesaikan PR

Baca juga: Satres Narkoba Polres Muba Temukan Sabu 1 Kg Disimpan Dalam Jok Motor Hendak Diantar ke Mangun Jaya

Baca juga: SEKDA Muba Apriyadi Pecat ASN yang Pakai Narkoba, Polres Muba Blender 1,5 Kg Sabu-Sabu

"Saat ini masih kita lakukan penyidikan, kami juga berterima kasih kepada masyarakat yang memberikan informasi kepada kita sehingga pelaku kepemilikan senpi ilegal dapat kita tangkap. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelasnya.

Sementara itu, R mengakui bahwa senpira tersebut didapatnya dari seorang berinisial C (DPO) yang dibelinya seharga Rp.500 ribu. Setelah dibeli senpira tersebut dirinya menyimpan di atas lemari dalam kamar.

“Aku simpan ini untuk jaga diri bae pak, tidak digunakan sama sekali. Aku belinya dari C seharga Rp 500 ribu,” ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved