Breaking News:

Berikut Cara Daftar Jaringan Baru PLN: Hindari Calo! Pelanggan PALI Masih Zona Merah 

Ia menjelaskan, sampai saat ini Pendopo masih zona merah, lantaran masih memiliki pelanggan yang tunggakannya di atas satu (1) tahun.

Penulis: Reigan Riangga | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/REIGAN P
Operator PLN saat melakukan pemasangan jaringan listrik pada pelanggan baru di PALI. 

SRIPOKU.COM, PALI -- Bagi warga yang menempati hunian baru, pemasangan instalasi listrik tentu sangat dibutuhkan. 

Untuk menjadi pelanggan baru pada PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) tentu tak sedikit warga yang bisa melakukan pendaftaran. 

Khusus warga di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) pendaftaran untuk menjadi pelanggan baru PLN bisa dilakukan dalam dua cara. 

"Pertama pendaftaran bisa via telepon, kemudian bisa juga via online," ungkap Manager PLN Rayon Pendopo, Tedi Triadi, Minggu (24/1/2021). 

Baca juga: Dibuang Real Madrid, Striker Luka Jovic Mulai Tunjukkan Taji di Frankfurt

Baca juga: Rey Utami Kena Batunya, Pablo Benua Tiba-tiba Muncul Minta Bukti Selingkuh, Kebohongan Terkuak!

Menurutnya, pihaknya tidak menerima pendaftaran langsung ke kantor. Lantaran, guna mengurangi hal tak diinginkan, misalnya terjadi praktek percaloan. 

Selain itu, menerapkan pelayanan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) tengah Pandemi Covid-19. 

"Iya, memang harus via on line. Karena untuk menghindari calo," jelasnya. 

Meski demikian, jelas Tedi, untuk pemasangan instalasi listrik, khususnya pelanggan di Bumi Serepat Serasan hanya bisa di pasangkan sambungan token. 

Baca juga: Video 3 Kakak Adik Tegar Orangtua Jadi Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182

Baca juga: Kecelakaan di Muratara, Minibus Terpental Usai Hantam Kerbau, Mobil Nyungsep ke Parit Kerbau Tewas

"Pakai Token. Untuk ULP Pendopo (Pasang Jaringan listrik) belum bisa, karena riwayat ULP Pendopo masih kurangnya kesadaran Pelanggan utk bayar listrik tepat waktu setiap bulan sebelum tanggal 20," jelasnya. 

Ia menjelaskan, sampai saat ini Pendopo masih zona merah, lantaran masih memiliki pelanggan yang tunggakannya di atas satu (1) tahun.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved