Listyo Sigit Prabowo dan Gatot Eddy Pramono Bersaing Ketat di DPR RI, Ini Profil Lengkap Keduanya
Jazilul berpendapat bahwa, Presiden Jokowi hanya mengirim satu nama calon Kapolri ke Komisi III DPR RI melalui surat presiden
Nama Iistyo Sigit Prabowo atau Komjen Pol Listyo atau Komjen Sigit mencuat setelah tokoh senior Amien Rais angkat bicara bahwa Presiden Jokowi akan memilih Kapolri yang sejalan dengan dirinya.
Nama Listyo mencuat karena dia dikenal memiliki sejumlah kedekatan dengan Jokowi dan termasuk sebagai Geng Solo, karena pernah menjabat sebagai Kapolres Solo tahun 2011, ketika Jokowi masih menjabat Walikota Solo.
Sejumlah politi di DPR juga angkat bicara soal penunjukkan Komjen Listyo sebagai calon tunggal Kapolri.
Politisi PDIP dari Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan misalnya menyebut ada 2 Komjen yang mengkuat yakni Gatot Eddy Pramono dan Listyo Sigit Prabowo.
Namun semua tergantung dengan kemampuan komunikasi keduanya, dan manuver politik yang dilakukan."Tapi kan enggak tahu, satu hari dua hari kan masih bisa manuver masing-masing," kata Trimedya Senin (11/1/2021) malam.
Dia pun sepakat jika Jokowi kemungkinan memilih Komjen Listyo."Dan konon menguat ke Listyo Sigit Prabowo, tapi kan namanya politik Kapolri, itu jabatan politik," ujarnya.
Sementara Amien Rais menyatakan, Jokowi memilih Listyo karena beberapa pertimbangan, terutama soal komunikasi dan kenyamanan atau kedekatan keduanya.
"Tapi saya yakin yang akan dipilih Jokowi adalah Kabareskrim yang sekarang," kata Amien.
Menurut Amien, dalam logika sebagai pengamat, Komjen Listyo adalah yang paling nyaman, paling aman dan paling cocok dengan Jokowi.
1. Bongkar Kasus Djoko Tjandra
2. Pernah ditolak Ulama Banten ketika menjadi Kapolda Banten, disinilah kemampuan berkomunikasi Listyo teruji dengan baik, dia mampu merangkul ulama di Banten dan umat beragama, sehingga diterima dengan baik. Profesional dan berintegritas.
3. Mantan Kapolres Solo dan Ajudan Jokowi
4. Kuda hitam Ditunjuk Jadi Kapolri di usia 51 tahun, seperti Tito Karnavian, rissing star, calon kejutan dan tak begitu diunggulkan karena masih muda
5.Lulusan Akpol 1991, menyalib 4 angkatan di atasnya, seperti Komjen Pol Firly Bahuri (Ketua KPK) dan peraih Adhi Makayasa Irjen Pol Hendry Rudolf Nahak (Kapolda Kaltim) dari angkatan 1990, kemudian Komjen Agus Andrianto (Kabahrkam) dari angkatan 1989, lalu Boy Rafli Amar (Kepala BNPT) dan Gatot Eddy Pramono (Wakapolri) dari angkatan 1988, dan Komjen Pol Arif Sulityanto (Kalemdiklat Mabes Polri) dari angkatan 1987.
6. Prestasi dan Pengalaman Ungkap Kasus Besar
Prestasi dan Pengalaman, ungkap 5 kasus besar.
- Melakukan Proses 4 Anggota Polisi Terlibat Penculikan WNA