Tak Ada Kesedihan, Di Tempat ini Petugas dan Pasien Covid-19 Saling Menyemangati Satu Sama Lain

Beberapa pasien yang berada di sini justru memilih untuk bangkit memotivasi diri mereka sendiri untuk sembuh sembari menyemangati para pasien lainnya.

Twitter @AfifieChan
Dalam postingannya, @AfifieChan juga mengunggah beberapa video seperti apa suasana perawatan di lokasi tersebut. 

SRIPOKU.COM, MALAYSIA -- Tahun 2021 memang baru berlangsung beberapa hari, namun Pandemi Covid-19 atau penyebaran virus corona masih terjadi di hampir seluruh negara di dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

Beberapa orang yang terjangkit virus corona pun harus mendapatkan perawatan ekstra dan terpaksa harus diisolasi agar virus yang ada di dalam tubuhnya tidak menular ke orang lain.

Hal ini juga dilakukan di Malaysia, di mana beberapa warganya yang sudah terjangkit harus menjalani isolasi di beberapa tempat yang sudah disiapkan oleh pemerintah.

Salah satu tempat isolasi dan penanganan Covid-19 ini adalah Covid-19 Quarantine and Low-Risk Treatment Centre (PKRC) yang berada di Malaysia Agro Exposition Park (MAEPS) yang berada di Kota Serdang, Malaysia.

Beberapa pasien yang terjangkit Covid-19 harus diisolasi di tempat ini dan terpaksa harus dijauhkan dari keluarga dan orang-orang yang mereka sayangi untuk sementara waktu.

Rasa sedih, rindu dan beberapa perasaan negatif pastinya akan muncul, terlebih saat mereka mengetahui mereka terjangkit virus yang sekarang masih merebak.

Namun, beberapa pasien yang berada di sini justru memilih untuk bangkit, memotivasi diri mereka sendiri untuk sembuh sembari menyemangati para pasien lainnya agar tak larut dalam kesedihan.

Beberapa waktu lalu, dikutip dari World of Buzz, seorang pasien yang ikut dirawat di tempat ini, @AfifieChan, membagikan cerita seperti apa kehidupannya saat menjalani isolasi di MAEPS dan bagaimana pasien di sana saling menyemangati satu sama lain agar bangkit dan yakin bisa sembuh.

===

Dalam postingan di akun Twitternya, @AfifieChan menulis :

"Saat ada pasien baru yang datang, akan ada sebuah sound effect yang dibunyikan petugas dan sorak sorai dari semua orang untuk menyemangati mereka yang baru datang."

"Ini tanda bagi mereka agar tetap yakin, semangat dan tidak takut dengan hari-hari yang akan mereka lalui selama di sini."

"Semua orang di sini penuh dengan semangat."

Dalam postingannya, @AfifieChan juga mengunggah beberapa video seperti apa suasana perawatan di lokasi tersebut.

Dalam video tersebut, terlihat semua orang, baik itu pasien serta para petugas, bahu membahu saling mendukung satu sama lain.

===

Berapa Orang yang Harus Divaksin Agar Pandemi Berakhir?

Di berbagai negara, penyuntikan vaksin Covid-19 sudah mulai di lakukan.

Indonesia berencakan akan mulai melakukan vaksinasi pada tanggal 13 Januari 2021.

Kabar ini tentu menjadi penyejuk dan harapan baru untuk segera menemui akhir dari pandemi ini.

Akan tetapi, vaksinasi tetap tidak akan membuahkan hasil jika hanya dilakukan pada beberapa orang saja.

===

Berapa jumlah orang yang harus divaksin agar pandemi berakhir?

Orang yang divaksinasi bertindak sebagai penghalang untuk memperlambat dan mencegah virus terus menyebar.

Tujuan akhir penyuntikan vaksin adalah untuk mendapatkan sebanyak mungkin orang yang divaksinasi sehingga lebih banyak orang yang terlindungi.

Jika ada banyak orang yang divaksin, maka akan terbentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Dengan adanya herd immunity, maka banyak orang yang menjadi kebal terhadap penyakit menular sehingga penyebaran penyakit terhenti.

Menurut data Cleveland Clinic, dibutuhkan 50 hingga 80 persen populasi yang harus mendapatkan vaksin Covid-19 untuk mencapai herd immunity.

Sebaliknya, jika orang-orang yang tinggal di daerah atau negara banyak yang belum mendapatkan vaksin, maka herd immunity sulit dicapai dan pandemi pun sulit diakhiri.

Dengan kata lain, penyuntikan vaksin ini bukan hanya untuk melindungi diri sendiri tetapi juga melindungi orang-orang di sekitar kita yang tidak boleh mendapatkan vaksin, seperti:

- orang tua

- bayi atau anak-anak

- wanita hamil

- orang dengan sistem kekebalan yang lemah

- orang dengan kondisi kesehatan tertentu atau alergi dengan vaksin sebelumnya.

Ilustrasi vaksin Pfizer/Biontech, diambil pada 23 November 2020
Ilustrasi vaksin Pfizer/Biontech, diambil pada 23 November 2020 (JOEL SAGET / AFP)

===

Lalu adakah efek samping dari vaksin Covid-19?

Banyak orang menghindari vaksin karena takut efek sampingnya.

Setiap vaksin pasti memiliki efek samping.

Namun, manfaat vaksin lebih besar daripada efek sampingnya.

Efek samping yang kemungkinan terjadi dari vaksin Covid-19 ini, antara lain nyeri, kemerahan, dan bengkak di lokasi suntikan kelelahan sakit kepala nyeri otot dan persendian demam ringan dan menggigil.

Adanya efek samping menunjukan bahwa vaksin yang disuntikan sedang bekerja untuk mengembangkan kekebalan tubuh terhadap virus.

Jadi, tak ada yang perlu dikhawatirkan dengan risikonya.

Apalagi, adanya vaksin ini telah melalui tahap pengujian dan proses pemeriksaan yang ketat.

TIBA DI Sumsel  --- Vaksin Covid-19 untuk Kota Palembang tiba di Gudang Vajsin Jln May Salim Batubara dengan pengawalan ketat dari Brimob Polda Jabar, Senin (4/1/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT
TIBA DI Sumsel --- Vaksin Covid-19 untuk Kota Palembang tiba di Gudang Vajsin Jln May Salim Batubara dengan pengawalan ketat dari Brimob Polda Jabar, Senin (4/1/2021). SRIPOKU.COM/SYAHRUL HIDAYAT (SRIPOKU.COM / Syahrul Hidayat)

===

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Berapa Orang yang Harus Divaksin Agar Pandemi Berakhir?"

Klik untuk baca: https://health.kompas.com/read/2021/01/07/160000668/berapa-orang-yang-harus-divaksin-agar-pandemi-berakhir-?page=all#page2

Penulis : Ariska Puspita Anggraini

Editor : Ariska Puspita Anggraini

===

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved