UPDATE TERBARU CALON KAPOLRI, Kompolnas Serahkan 5 Nama Jenderal Bintang Tiga, Muncul Kuda Hitam
Namun dalam peta penentuan Calon Kapolri selama kepemimpinan Presiden Jokowi, selalu ada kejutan dalam penentuan orang nomor satu di Polri
Seperti diketahui, Gatot Eddy Pramono merupakan perwira tinggi polri berbintang tiga lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988.
Diketahui, Jabatan sebagai perwira menengah pria lulusan Program Doktor UI ini, yang pertama kali diembannya ialah Kapolres Blitar pada 2005.
Setelah itu, Gatot menjabat Kapolres Depok pada 2008 dan Kapolres Jakarta Selatan pada 2009. Karirnya terus menanjak hingga ia menjabat Wakapolda Sulawesi Selatan pada 2016. Kemudian ia dipercaya memimpin Polda Metrojaya pada 2019.
Selanjutnya pada tahun yang sama, karir Gatot di kepolisian terus naik hingga ia menjabat orang nomor dua di Korps Bhayangkara.
Seperti diketahui, Boy Rafli Amar merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1988.
Dia cukup lama malang melintang di bagian kehumasan Polri.
Jabatan sebagai perwira tinggi yang ia emban kali pertama ialah Kepala Biro Penerangan dan Humas Divisi Humas Polri pada 2012-2014.
Kemudian ia ditugaskan sebagai Kapolda Banten pada 2014-2016.
Setelah itu ia kembali ke Divisi Humas Polri dan menjabat Kepala Divisi Humas Polri pada 2016-2017. Kemudian ia ditugaskan sebagai Kapolda Papua pada 2017-2018.
Boy Rafli lalu kembali ke Mabes Polri sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.
Lalu, pada Mei 2020, Presiden Joko Widodo melantik Boy Rafli sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Seperti diketahui Listyo Sigit Prabowo merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991.
Listyo memiliki kedekatan dengan Jokowi lantaran pernah menjabat Kapolres Solo pada 2011.