Berendam di Kubangan Lumpur, Cara Pria Ini Kritik Pemerintah, Sejak Merdeka Jalan Tak Dibangun
Pria 35 tahun ini kesal lantaran jalan akses menuju desanya hancur dan menjadi lumpur.
SRIPOKU.COM - Sudirman Marpaung (35), nekat mandi lumpur.
Aksi warga Padang Pulo, Kecamatan Bandar Pulo, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara ini, protes terhadap pembangunan yang tidak merata.
Pria 35 tahun ini kesal lantaran jalan akses menuju desanya hancur dan menjadi lumpur.
"Ini merupakan aksi protes kepada pemerintah. Sudah 74 tahun kami rasakan, sejak awal Indonesia merdeka," ujarnya sembari mandi lumpur, Kamis (7/1/2021).
"Ini dari Meranti Penjaringan, hingga Gajah Sakti dan pergambiran," katanya.
Pengakuannya, jalan rusak tersebut diperparah dengan lalu lalangnya truk perusahaan yang membawa sawit.
"Ditambah dengan adanya truk perusahaan, sehingga membuat jalan ke desa kami ini menjadi lebih rusak," katanya.
Dirinya berharap kepada pemerintah agar segera memperhatikan jalan desanya tersebut agar tidak berlubang dan berkubang lumpur.
"Setidaknya diperhatikanlah kami di sini. Kami juga masyarakat Asahan. Kami meminta untuk pemerataan pembangunan karena mulai dari awal kemerdekaan," katanya.
Akibat aksinya itu, memancing masyarakat untuk melakukan swafoto bersama dirinya.
Seperti Wanda, warga yang kebetulan melintas mengatakan kalau aksi Sudirman tersebut unik dan menarik.
"Unik, tidak pernah ada orang seperti ini. Makanya saya foto," ujarnya dan kemudian tertawa.(cr2/Tribun-Medan.com)
Baca juga: AS KOndisi Darurat: Serukan Massa Angkat Senjata, FB Blokir Akun dan Instagram Donald Trump
Baca juga: KABAR SIANG Ini: INDONESIA LOCKdown? Warning Jokowi Jika Kasus Covid Tak Terkendali Lagi
Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Tak Tersentuh Pembangunan Sejak Merdeka, Sudirman Mandi di Kubangan Lumpur Bandar Pulo Asahan,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/berendam-dilumpur.jpg)