Breaking News:

Wanita Muda Tewas di Hotel

HASIL Autopsi Janda Muda, Dokter Ungkap Penyebab Kematian, Ternyata Korban Tidak Mendadak Tewas

ya kalau mulut kita di bekap ya oksigennya akan habis, ya meninggalnya ini kemungkinan kehabisan oksigen. Korban ini meninggalnya lama, tidak langsung

SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Jasad Yuliana usai diautopsi di RS Polri M Hasan Palembang dibawa pulang pihak keluarga, Rabu (6/1/2021) 

Kapolsek IT 2 Palembang, Kompol Mario Ivanry membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tersebut.

Dikatakan Kompol Mario, mayat perempuan tersebut diduga menjadi korban pembunuhan di hotel tersebut.

"Benar adanya penemuan mayat tersebut, diduga menjadi korban pembunuhan. Kasusnya langsung ditangani oleh Polrestabes Palembang," singkat Mario.

Pesan Terakhir Korban

Suasana haru bercampur duka terlihat di depan ruang Forensik RS M Hasan, Bhayangkara Palembang, Rabu (6/1/2021).

Meninggalnya Yuliana (25) di salah satu kamar hotel di Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), membuat luka yang mendalam bagi keluarga.

Beberapa anggota keluarga korban pun, tampak mendatangi ruang forensik RS M Hasan Palembang untuk menjemput jenazah anak bungsu dari tiga bersaudara tersebut.

Termasuk ibu korban tampak tak kuasa menahan tangis mendapat kabar meninggalnya ibu dua anak tersebut, terlebih lagi korban meninggal diduga menjadi korban pembunuhan.

Beberapa kali tampak ibu korban yakni Hamida (56) warga Jalan Kol Wahid Hasyim lorong abadi, kelurahan 3-4 ulu Kecamatan SU 1 Kota Palembang ini, menangis setiap kali mendengar ucapan mengenai korban.

Beberapa keluarga pun tampak menenangkan ibu korban sambil mengusap punggung ibu korban agar kuat menahan cobaan berat ini.

Keluarga pun tak ada yang menyangka korban akan pergi meninggalkan keluarganya untuk selama-lamanya dengan cara seperti itu.

"Tidak ada tanda ataupun firasat apa-apa sebelum dia itu meninggal," ucap Hamida dengan pandangan kosong saat berada di RS M Hasan Palembang, Rabu (6/1/2021).

Namun sebelum ditemukan tewas, sekira pukul 21.00 WIB, korban masih sempat menghubungi kakak kandungnya untuk menanyakan kabar.

Korban pun tak ada menyampaikan keluh kesah apapun kepada kakaknya tersebut.

"Dia cuma tanya apa kabar, ya seperti biasa," lanjut ibu korban.

Dikatakan Amidah, korban sudah sejak tanggal 5 Desember 2020 lalu tidak pulang ke rumahnya.

Kebiasaan jarang pulang memang sudah biasa dilakukan korban. 

Namun untuk kali ini jadwal perginya korban, memang terbilang cukup lama dari biasanya. 

Sebab biasanya korbab pulang sekitar seminggu sekali untuk kemudian pergi lagi selama beberapa hari untuk bekerja. 

"Dia kerjanya di cafe, tapi saya kurang tahu bagian apa. Memang biasa pergi berhari-hari dan pulang sekali dalam seminggu. Tapi untuk kali ini, dia pamit perginya agak lama. Katanya tanggung, lagi ada kerjaan," kata Hamidah.

Korban pun sudah sejak lama berpisah dengan suaminya, anak pertama korban ikut suaminya ke bangka sedangkan satu anaknya lagi bersama dirinya di rumah.

"Bunda aku kangen bunda kata anaknya itu sesekali menelpon, terkadang telponan biasa, biasa juga video call, anak yang satu lagi ikut suaminya di Bangka," lanjut sang ibu.

Korban sendiri diketahui memiliki saudara kembar dan sudah lama ditinggal oleh sang ayah.

"Anaknya itu baik hati, orangnya terbuka, teman-temannya pun juga banyak," kata Hamida.

Terkait kabar korban diduga dibunuh, keluarga pun meminta agar pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum yang seberat-beratnya.

"Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya," kata Hamida sambil menangis.

Baca juga: YULi Cantik Banget, Mantan Suaminya di Bangka:Paman Korban Tak Nyangka Keponakanya Dibunuh

Baca juga: Sang Ibu dari Janda Muda yang Tewas di Hotel Ungkap Telpon Terakhir Anaknya, Tanya Soal Ini

Baca juga: PEMBUNUH SEngaja Curi HP Yuliana Agar Tak Bisa Dilacak? SEmpat WeChat dengan Korban

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved