Wanita Muda Tewas di Hotel

HASIL Autopsi Janda Muda, Dokter Ungkap Penyebab Kematian, Ternyata Korban Tidak Mendadak Tewas

ya kalau mulut kita di bekap ya oksigennya akan habis, ya meninggalnya ini kemungkinan kehabisan oksigen. Korban ini meninggalnya lama, tidak langsung

Tayang:
Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Bayazir Al Rayhan
Jasad Yuliana usai diautopsi di RS Polri M Hasan Palembang dibawa pulang pihak keluarga, Rabu (6/1/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang, telah merampungkan autopsi terhadap jasad wanita muda yang tewas di hotel.

Dokter Forensik RS Polri M Hasan Palembang, dr Indra Nasution, mengatakan, pihaknya banyak menemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

"Jadi dari hasil pemeriksaan yang kita lakukan dengan melakukan visum di bagian luar tubuh korban, terdapat sejumlah luka di tubuh korban," kata dr Indra, Rabu (6/1/2021).

Menurut dr Indra, luka yang terdapat disejumlah tubuh korban merupakan luka yang disebabkan oleh benda tumpul.

"Sejumlah luka yang terdapat di tubuh korban yakni di bagian muka, tangan, kaki dan leher korban akibat terkena benda tumpul.

Benda tajam tidak ada, di tubuh korban juga tidak ditemukan adanya bercak darah," lanjutnya.

Sementara itu dugaan meninggalnya korban yakni karena korban sempat dibekap oleh pelaku sebelum akhirnya meninggal dunia akibat kehabisan oksigen.

"Luka yang menyebabkan korban meninggal ya kalau mulut kita di bekap ya oksigennya akan habis, ya meninggalnya ini kemungkinan kehabisan oksigen. Korban ini meninggalnya lama, tidak langsung meninggal," kata dr Indra.

Usai dilakukan visum di bagian luar tubuhnya, korban langsung dibawa keluarga untuk disemayamkan dirumah duka Jalan Kol Wahid Hasyim lorong abadi, kelurahan 3-4 ulu Kecamatan SU 1 Palembang.

Sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman keluarga tepatnya di TPU Sungai Goren, Kelurahan 2 Ulu, Kecamatan SU 1 Palembang.

Sebelumnya, wanita muda ditemukan tak bernyawa di sebuah hotel di Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Selasa (5/1/2021) malam.

Korban diketahui bernama Yuliana berusia 25 tahun.

Korban merupakan janda muda beranak dua.

Layani Pria

Sebelum ditemukan tewas, Yuliana (25) sempat melayani tamu terakhir.

Yulia sempat terima pesan dari We Chat dari seseorang laki-laki.

Yulia kemudian ditemukan sudah tak bernyawa di salah satu hotel di Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Perempuan muda tersebut ditemukan tewas di kamar hotel yang ditempatinya Selasa (5/1/2021), sekira pukul 23.00 WIB.

Dari informasi yang didapat, kronologi penemuan mayat perempuan muda tersebut berawal dari korban yang check in di dalam hotel tersebut pada Minggu (3/1/2021).

Diketahui korban berprofesi sebagai wanita penghibur menerima tamu terakhir pada Selasa (5/1/2021) melalui aplikasi handphone.

"Sekira pukul 20.00 WIB telah terjadi tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia yang dilakukan oleh satu orang laki laki yang tidak dikenal terhadap korban dengan cara pelaku diduga memukul wajah, mencekik dan membekap dengan menggunakan bantal, dikarenakan ditemukan bercak darah pada salah satu bantal," kata Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene, Rabu (6/1/2021).

Hp korban hilang

Sementara itu, hp milik korban diduga dibawa kabur oleh pelaku mengingat saat ditemukan korban tidak terdapat handphone milik korban di kamar tersebut.

Saat ini pun jenazah korban sudah dibawa ke RS M Hasan Bhayangkara Palembang untuk dilakukan otopsi.

Sebelumnya, seorang wanita ditemukan tewas di sebuah hotel di Kota Palembang, Rabu (6/1/2021) dini hari.

Korban diduga korban pembunuhan.

Dari identitas korban, diketahui wanita itu bernama
Yuliana.

Video penemuan mayat ini pun sudah viral di media sosial instagram.

Dari video yang beredar, proses evakuasi pun dilakukan oleh pihak kepolisian.

Belum diketahui pasti alamat dari rumah mayat perempuan tersebut, namun diketahui korban berumur sekitar 25 tahun.

Kapolsek IT 2 Palembang, Kompol Mario Ivanry membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tersebut.

Dikatakan Kompol Mario, mayat perempuan tersebut diduga menjadi korban pembunuhan di hotel tersebut.

"Benar adanya penemuan mayat tersebut, diduga menjadi korban pembunuhan. Kasusnya langsung ditangani oleh Polrestabes Palembang," singkat Mario.

Pesan Terakhir Korban

Suasana haru bercampur duka terlihat di depan ruang Forensik RS M Hasan, Bhayangkara Palembang, Rabu (6/1/2021).

Meninggalnya Yuliana (25) di salah satu kamar hotel di Jalan Lingkaran 1, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT 2 Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), membuat luka yang mendalam bagi keluarga.

Beberapa anggota keluarga korban pun, tampak mendatangi ruang forensik RS M Hasan Palembang untuk menjemput jenazah anak bungsu dari tiga bersaudara tersebut.

Termasuk ibu korban tampak tak kuasa menahan tangis mendapat kabar meninggalnya ibu dua anak tersebut, terlebih lagi korban meninggal diduga menjadi korban pembunuhan.

Beberapa kali tampak ibu korban yakni Hamida (56) warga Jalan Kol Wahid Hasyim lorong abadi, kelurahan 3-4 ulu Kecamatan SU 1 Kota Palembang ini, menangis setiap kali mendengar ucapan mengenai korban.

Beberapa keluarga pun tampak menenangkan ibu korban sambil mengusap punggung ibu korban agar kuat menahan cobaan berat ini.

Keluarga pun tak ada yang menyangka korban akan pergi meninggalkan keluarganya untuk selama-lamanya dengan cara seperti itu.

"Tidak ada tanda ataupun firasat apa-apa sebelum dia itu meninggal," ucap Hamida dengan pandangan kosong saat berada di RS M Hasan Palembang, Rabu (6/1/2021).

Namun sebelum ditemukan tewas, sekira pukul 21.00 WIB, korban masih sempat menghubungi kakak kandungnya untuk menanyakan kabar.

Korban pun tak ada menyampaikan keluh kesah apapun kepada kakaknya tersebut.

"Dia cuma tanya apa kabar, ya seperti biasa," lanjut ibu korban.

Dikatakan Amidah, korban sudah sejak tanggal 5 Desember 2020 lalu tidak pulang ke rumahnya.

Kebiasaan jarang pulang memang sudah biasa dilakukan korban. 

Namun untuk kali ini jadwal perginya korban, memang terbilang cukup lama dari biasanya. 

Sebab biasanya korbab pulang sekitar seminggu sekali untuk kemudian pergi lagi selama beberapa hari untuk bekerja. 

"Dia kerjanya di cafe, tapi saya kurang tahu bagian apa. Memang biasa pergi berhari-hari dan pulang sekali dalam seminggu. Tapi untuk kali ini, dia pamit perginya agak lama. Katanya tanggung, lagi ada kerjaan," kata Hamidah.

Korban pun sudah sejak lama berpisah dengan suaminya, anak pertama korban ikut suaminya ke bangka sedangkan satu anaknya lagi bersama dirinya di rumah.

"Bunda aku kangen bunda kata anaknya itu sesekali menelpon, terkadang telponan biasa, biasa juga video call, anak yang satu lagi ikut suaminya di Bangka," lanjut sang ibu.

Korban sendiri diketahui memiliki saudara kembar dan sudah lama ditinggal oleh sang ayah.

"Anaknya itu baik hati, orangnya terbuka, teman-temannya pun juga banyak," kata Hamida.

Terkait kabar korban diduga dibunuh, keluarga pun meminta agar pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum yang seberat-beratnya.

"Kami minta pelaku dihukum seberat-beratnya," kata Hamida sambil menangis.

Baca juga: YULi Cantik Banget, Mantan Suaminya di Bangka:Paman Korban Tak Nyangka Keponakanya Dibunuh

Baca juga: Sang Ibu dari Janda Muda yang Tewas di Hotel Ungkap Telpon Terakhir Anaknya, Tanya Soal Ini

Baca juga: PEMBUNUH SEngaja Curi HP Yuliana Agar Tak Bisa Dilacak? SEmpat WeChat dengan Korban

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved