Breaking News:

News Video Sripo

Video Kiper SFC Imam Arief Fadilah Motivasi Pemain Muda di Jabar Kejar Mimpi Masuk Tim Besar

Mantan kiper Persebaya Surabaya ini mengaku merasa terpanggil menjadi motivator bagi para pemain sepakbola di Jawa Barat untuk meraih mimpi bisa berga

Penulis: Abdul Hafiz | Editor: Budi Darmawan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG --- Berhasil memiliki pengalaman di beberapa klub besar profesional tanah air memberanikan Kiper Sriwijaya FC Imam Arief Fadilah memotivasi pemain muda di Jawa Barat untuk mengejar mimpi.

Mantan kiper Persebaya Surabaya ini mengaku merasa terpanggil menjadi motivator bagi para pemain sepakbola di Jawa Barat untuk meraih mimpi bisa bergabung dengan klub-klub sepakbola profesional seperti Persib. 

"Saya terlahir di kampung. Makanya saya kasih inspirasi anak-anak pemain yang berpikir tidak mungkin," ungkap kiper utama yang mengenakan jersey nomor punggung pemain nomor punggung 90.

Pesepakbola kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 14 Desember 1989 ini menyebut semua pemain se-Jawa Barat memimpikan bisa tembus menjadi skuat di Persib Bandung. 

"Karena pergaulan jadi gak nembus. Saya bantah karena saya juga orang kampung. Jangan berputus asa merasa gak mungkin bisa ke Persib. Tapi selalu tanamkanlah untuk mengejar sepakbola profesional, suatu saat bisa di Persib," ujar Imam yang menyandang gelar sarjana ekonomi Manajemen Universitas Pasundan Bandung.

Bapak dua anak (Airrain Indira Utami dan Alzena Aurora Areen) yang juga suami dari Fenti Fitrianti di Tasikmalaya yang dipersuntingnya pada tanggal cantik 2-2-2020 bersyukur telah meraih mimpinya.

"Alhamdulillah saya sudah meraih mimpi itu dengan pernah bergabung di empat tim besar tanah air. Satu-satunya di angkatan saya di Bandung saat ini," katanya.

Tak lupa Imam memberikan tips kepada para pemain muda di Jawa Barat untuk mewujudkan mimpi bisa lolos ke klub besar profesional seperti Persib Bandung.

"Menurut saya kuncinya dengan berdoa, bekerja keras, harus bermimpi akan tetapi jangan berkhayal. Mimpi itu harus jadi kenyataan dengan kerja keras. Jangan putus asa. Tetap berjuang karena segala seauatu harus diperjuangkan," pungkasnya.

Meski masih dalam kondisi pandemi covid-19 virus corona, dirinya masih rutin latihan setiap hari baik di lapangan maupun di ruang Gym KONI Kabupaten Tasikmalaya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved