DIMINTA POL PP Tutup, Pemilik Restoran Malah Kalap, Mengaku Purnawirawan dan Kerabat Kapolda
pemilik restoran bersikap arogan menantang Satpol PP bahkan mengancam akan menembaknya.
Tak hanya pria itu, perempuan yang ada di restoran itu juga ikut marah-marah dan menunjuk-nunjuk petugas Satpol PP dan berusaha mengambil ponsel yang merekam video.
Sebut Restorannya Diacak-acak
Poin yang membuat petugas Satpol PP keberatan dengan makian pemilik restoran itu lantaran dia menyebut petugas telah mengacak-acak usahanya.
"Tadi kan katanya ngacak-ngacak," ucap perekam video yang tak terima dengan makian si pemilik restoran.
Setelah sempat sedikit terpancing, petugas kembali berusaha bersikap tenang menghadapi arogansi pemilik restoran tersebut.
Sebab, pemilik restoran itu malah terkesan mencari-cari kesalahan petugas yang sedang bertugas.
Pemilik restoran itu menanyakan nama-nama petugas yang datang ke tempatnya dengan nada keras.
"Saya pada hari ini melaksanakan tugas piket malam," jawab petugas Satpol PP.
Pria tersebut kembali mengusir petugas Satpol PP.
"Saya pergi kalau sudah clear," ujar petugas.
Pria pemilik restoran yang mengaku purnawirawan polisi dan kerabat Kapolda tersebut kembali bertindak arogan dan mengancam akan menembak petugas dengan senjata yang dimilikinya.
"Daripada saya keluarin senjata pada mati, saya masih punya senjata laras panjang," ungkap pria pemilik restoran.
Penjelasan Satpol PP
Video yang viral tersebut ternyata berada di Bekasi, Jawa Barat.
Kepala Satpol PP Kota Bekasi Abi Hurairah menjelaskan duduk perkara insiden tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/prunaml1.jpg)