Selain Live Streaming, Gereja di Palembang Terapkan Pembatasaan Jemaat pada Misa Natal 2020
"Tahun ini pelaksanaan Misa Natal tentu sangat berbeda dengan pelaksanaan di tahun sebelumnya mengingat saat ini tengah menghadapi pandemi covid-19."
Penulis: Bayazir Al Rayhan | Editor: aminuddin
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejumlah gereja di Kota Palembang menerap kan pembatasan jumlah jemaat yang akan hadir dalam kegiatan Misa Natal Tahun 2020.
Seperti di Gereja Santo Yosep Palembang yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman Palembang.
Pastur Paroki Santo Yosep, Romo Suprapto mengatakan, pada pelaksanaan Misa Natal 2020 ini, panitia melakukan sejumlah kegiatan pembatasan.
Baik dari jumlah jemaat hingga rangkaian kegiatan.
"Tahun ini pelaksanaan Misa Natal tentu sangat berbeda dengan pelaksanaan di tahun sebelumnya mengingat saat ini tengah menghadapi pandemi covid-19," kata Romo Suprapto, Rabu (23/12/2020).
Romo menjelaskan, dalam keadaan normal kapasitas Gereja Santo Yosep mampu menampung jemaat hingga 6000 orang.
Namun dikarenakan adanya masa pandemi covid-19 ini, panitia hanya membatasi 25 persen dari jumlah awal.
Gereja Santo Yosep juga melakukan live streaming perayaan Misa Natal 2020 bagi jemaat yang tak hadir di gereja.
"Kita juga memberikan imbauan kepada jemaat agar para orang tua yang lanjut usia di atas 60 tahun dan anak-anak di bawah 14 tahun untuk tidak hadir dalam Misa Natal, karena kita juga melakukan live streaming," lanjutnya.
Selain itu, Gereja Hati Kudus Palembang di Jalan Kolonel Atmo lebih mempersingkat rangkaian kegiatan.
Pastor Paroki Hati Kudus Palembang Romo Agustinus Sugiarno mengatakan, pelaksanaan Misa Natal di tengah pandemi Covid-19 membuat seluruh rangkaian kegiatan terpaksa dipersingkat.
"Paling banyak yang akan kita lakukan pemangkasan kegiatan yakni pada sesi lagu rohani, kemudian khutbah dari pendeta akan dipersingkat menjadi 1 jam atau lebih cepat dari waktu seperti biasanya yang mencapai 2 jam," katanya.