KISAH Lucu Ustaz Adi Hidayat Sampai Tak Bisa Jawab Pertanyaan dari Wanita 18 Tahun: Wah Ini Repot

Ada sebuah kisah lucu saat Ustaz Adi Hidayat tengah membaca pertanyaan sata mengikuti kajiannya.

Penulis: Tria Agustina | Editor: Welly Hadinata
Kolase Sripoku.com/Instagram/YouTube
Ustaz Adi Hidayat 

SRIPOKU.COM - Sosok ustaz Adi Hidayat sebagai salah satu penceramah ternama di Tanah Air.

Ustaz kondang asal Banten ini dikenal kemampuannya yang bisa menguasai isi kitab suci Al Quran.

Ustaz Adi Hidayat, Lc, MA merupakan ulama asal Indonesia yang memiliki kecerdasan intelektual sangat tinggi, salah satunya dapat menguasai isi kitab suci Al-Quran beserta letak barisnya.

Selain itu, Ustaz Adi Hidayat juga menguasai ilmu hadist dan berbagai kitab agama beserta makna dan posisinya.

Mengikuti perkembangan zaman, Adi Hidayat menyampaikan ceramahnya lewat channel YouTube.

Alhasil, materi-materinya diserbu netizen dan mengantarkannya sebagai ustaz kondang di media sosial.

Lewat kajiannya, Ustaz Adi Hidayat semakin dekat dengan jemaahnya.

Ustaz Adi Hidayat juga kerap menjawab pertanyaan-pertanyaan dari para jemaahnya dalam setiap pengajian.

Biasanya Ustaz Adi Hidayat memberikan waktu khusus untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Pertanyaan yang diajukan kepada Ustaz Adi Hidayat juga berkisar akidah dan fiqih.

Jawaban yang diberikan oleh Ustaz Adi Hidayat juga secara lugas dan tuntas.

Namun, sosok Ustaz Adi Hidayat kerap menyelipkan lelucon di setiap ceramahnya.

Sehingga para jemaah yang mengikuti pengajian tidak tegang dan merasa terhibur.

Baca juga: 9 Waktu Mustajab Berdoa, Berikut Bacaan Arab, Latin dan Artinya, Insyallah Lancar Rezeki dan Sukses

Hikmah Dibalik Virus Corona Menurut Ustaz Adi Hidayat, Reungan Kesadaran Suatu Saat Pasti 'Pulang'
Ustaz Adi Hidayat (Instagram/@adihidayatofficial)

Ada sebuah kisah lucu saat Ustaz Adi Hidayat tengah membaca pertanyaan dari jemaah yang dituliskan pada kertas.

Hal ini dibagikan melalui kanal YouTube Majlis Islami yang tayang pada Oktober 2020 lalu.

Biasanya para jemaah yang akan mengajukan pertanyaan pada Ustaz Adi Hidayat diminta untuk menuliskannya di atas kertas.

Kemudian, panitia yang bertugas saat itu mengambil kertas-kertas yang berisi pertanyaan untuk selanjutnya dikumpulkan di atas meja di dekat Ustaz Adi Hidayat duduk.

Setelah sesi tanya jawab tersebut tibam Ustaz Adi Hidayat yang akan membacakan satu persatu pertanyaan dan langsung menjawabnya.

Saat itu Ustaz Adi Hidayat tengah disuguhkan pertanyaan yang diluar konteks materi.

"Assalamu'alaikum ustaz, saya akhwat, saya termasuk akhwat, kalo akhwat tuh banyak, ukhti satu perempuan, saudariku satu perempuan, akhi satu laki-laki, ikhwan dan ikhwani banyak laki-laki, akhwat banyak perempuan, menyatukan perempuan dan laki-laki ikhwah hubungan yang disebut dengan ukhuwah," jelas Ustaz Adi Hidayat saat menjelaskan soal penyebutan dalam Bahasa Arab.

"Berdasarkan nilai-nilai Islam ukhuwah islamiyah," tambahnya.

"Umur 18 tahun lulus SMK InsyaAllah hafalan Quran saya punya, baik Alhamdulillah," ucap Ustaz Adi Hidayat seraya membacakan pertanyaan.

"Saya dari keluarga sederhana, Alhamdulillah, karena banyak orang-orang sederhana yang InsyaAllah bisa masuk ke dalam surga, karena bebannya nggak banyak, hartanya nggak banyak dihisab," ujarnya lagi.

"InsyaAllah saya istiqomah ingin menikah, Alhamdulillah," sambung Ustaz Adi Hidayat.

Setelah membaca kalimat tersebut, Ustaz Adi Hidayat pun terhenti sejenak dan ragu untuk melanjutkannya.

"Wah ini yang repot nih," ujar Ustaz Adi Hidayat sambil menggaruk keningnnya dibarengi dengan tawa jemaah.

"Baru saya bahas imam, saya teruskan nggak nih ya," ucap Ustaz Adi Hidayat sambil memandangi pertanyaan di kertas tersebut.

Baca juga: Lirik Sholawat Tibbil Qulub dalam Bahasa Arab, Latin dan Arti, Senandung Doa Nabi Sebagai Obat Hati

Belum meneruskan lagi pertanyaannya, Ustaz Adi Hidayat pun tertawa dan kembali menggaruk kepalanya pertanda bingung.

"Haa kayaknya viral nih," celetuk Ustaz Adi Hidayat sambil menunduk.

"Ya InsyaAllah saya istiqomah ingin menikah, kalau saya ingin minta maukah ustaz jadi imam saya?," ujar Ustaz Adi Hidayat melanjutkan pertanyaan yang dibacanya sambil disambut gelak tawa para jemaah.

Kemudian, tak berhenti sampai di situ, Ustaz Adi Hidayat pun meminta seorang laki-laki untuk maju ke depan dan membaca ulang pertanyaannya.

"Mas sini, baca," pinta Ustaz Adi Hidayat.

Kemudian pria tersebut membacakan dengan lantang pertanyaan tersebut.

"Asslamu'alaikum saya akhwat umur 18 tahun lulus SMK, InsyaAllah hafalan Quran saya punya, saya dari keluarga sederhana, InsyaAllah saya istiqomah ingin menikah, kalo saya boleh minta maukah ustaz jadi imam saya, terimakasih," ujar pria tersebut diakhiri sambil tertawa.

"Saya jujur kan, nggak apa-apa, ini yang nulis saya bawa ya (kertasnya), nanti saya minta istri saya baca," ujar Ustaz Di Hidayat.

Kisah serupa pun dibagikan oleh Ustaz Adi Hidayat mengenai seorang wanita yang juga mengajukan pertanyaan unik.

"Kalau mau Romadhon memang begitu, 2 tahun lalu saya di mobil juga gitu, ustaz apakah di bulan Romadhon boleh berlangsung lamaran, saya baca serius, ujungnya kapan ustaz main ke rumah," jelas Ustaz Adi Hidayat mengenang kisah lucunya.

"Nanti saya kasih liat istri saya dulu, nanti dijawab, cuman saya simpan dulu karena istri saya dua hari ini mau melahirkan ya, saya khawatir dibaca malam ini, lahiran malam ini," seloroh Ustaz Adi Hidayat.

Baca juga: Bolehkah Berwudhu dengan Air Bekas Jilatan Kucing? Ini Hukum Air Liur Kucing oleh Ustaz Adi Hidayat

Ustadz Adi Hidayat
Ustadz Adi Hidayat (Instagram/@adihidayatofficial)

Mengenal lebih dekat mengenai sosok Ustaz Adi Hidayat.

Pria kelahiran Pandeglang, Banten, 11 September 1984 ini adalah anak dari pasangan Warso Supena dan Rafiah Akhyar.

Masa sekolah Adi Hidayat penuh prestasi, bahkan ia dapat menguasai isi kitab suci Al Quran beserta letak barisnya.

Ustaz Adi Hidayat, Lc, MA adalah ulama asal Indonesia yang memiliki kecerdasan intelektual sangat tinggi, salah satunya dapat menguasai isi kitab suci Al-Quran beserta letak barisnya.

Selain itu, ia juga menguasai ilmu hadist dan berbagai kitab agama beserta makna dan posisinya.

Pada 2013, Ustadz Adi mendirikan Quantum Akhyar Institute, dan tiga tahun berikutnya ia bersama dua sahabatnya mendirikan Akhyar TV sebagai media dakwah utama.

Saat ini Ustadz Adi aktif menjadi narasumber keagamaan baik ta’lim, seminar, dan selainnya.

Ia juga aktif menulis dan telah memiliki beberapa karya dalam bahasa Arab dan Indonesia.

Pendidikan Formal

Adi Hidayat memulai pendidikan formal di TK Pertiwi Pandeglang tahun 1989 dan lulus dengan predikat siswa terbaik.

Kemudian melanjutkan pendidikan dasar di SDN Karaton 3 Pandeglang hingga kelas III dan beralih ke SDN III Pandeglang di jenjang kelas IV hingga VI.

Di dua sekolah dasar ini juga mendapat predikat siswa terbaik, hingga dimasukan dalam kelas unggulan yang menghimpun seluruh siswa terbaik tingkat dasar di Kabupaten Pandeglang.

Dalam program ini, Adi Hidayat juga menjadi siswa teladan dengan peringkat pertama.

Dalam proses pendidikan dasar ini, Adi Hidayat kecil juga disekolahkan kedua orang tuanya ke Madarasah Salafiyyah Sanusiyyah Pandeglang.

Pagi sekolah umum, siang hingga sore sekolah agama.

Di madrasah ini, Adi Hidayat juga menjadi siswa berprestasi dan didaulat sebagai penceramah cilik dalam setiap sesi wisuda santri.

Tahun 1997, Adi Hidayat melanjutkan pendidikan Tsanawiyyah hingga Aliyah (setingkat SMP-SMA) di Ponpes Darul Arqam Muhammadiyyah Garut.

Ponpes yang memadukan pendidikan Agama dan umum secara proporsional dan telah mencetak banyak alumni yang berkiprah di tingkat nasional dan internasional.

Di Ponpes ini Adi Hidayat mendapatkan bekal dasar utama dalam berbagai disiplin pengetahuan, baik umum maupun agama.

Pendidikan Informal

Selain pendidikan formal, Adi Hidayat juga bertalaqqi pada masyayikh bersanad baik di Libya maupun negara yang pernah dikunjunginya.

Selain para masyayikh, Adi Hidayat juga aktif mengikuti seminar dan dialog bersama para pakar dalam forum ulama dunia yang berlangsung di Libya.

Di akhir 2009 Adi Hidayat diangkat menjadi amînul khutabâ, ketua dewan khatib jami Dakwah Islamiyyah Tripoli yang berhak menentukan para khatib dan pengisi di Masjid Dakwah Islamiyyah.

Ia juga aktif mengikuti dialog internasional bersama para pakar lintas agama, mengisi berbagai seminar, termasuk acara tsaqafah Islâmiyyah di channel at-tawâshul TV Libya.

Biodata Ustaz Adi Hidayat

Nama: Adi Hidayat

Tempat, tanggal lahir: Banten, 11 September 1984

Nama ayah: Alm Warso Supena

Ibu: Hj Rafiah Akhyar

Saudara

Ade Rahmat

Neng Inayatin

Ima Rakhmawati

Ita Haryati

Pendidikan

Ustadz Adi Hidayat menyelesaikan pendidikan formalnya pada beberapa lembaga berikut ini:

Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah, Garut (1997 - 2003)

UIN Syarif HIdayatullah, Jakarta (2003 - 2005)

Kuliyya Dakwah Islamiyyah, Tripoli, Libya (2005 - 2009)

UIN Sunan Gunung Djati, Bandung

Karya Tulis

Beberapa karya tulis Ustadz Adi HIdayat antara lain:

Minhatul Jalil Bita’rifi Arudil Khalil (tahun 2010)

Quantum Arabic Metode Akhyar (tahun 2011)

Ma’rifatul Insan: Pedoman Al-Qur’an Menuju Insan Paripurna (tahun 2012)

Makna Ayat Puasa, Mengenal Kedalaman Bahasa Al-Quran (tahun 2012)

Al-Arabiyyah Lit Thullabil Jami’iyyah (tahun 2012)

Persoalan Hadist-hadist Populer (tahun 2013)

Ilmu Hadist Praktis (tahun 2013)

Tuntunan Praktis Idul Adha (tahun 2014)

Pengantin As-Sunnah (tahun 2014)

Buku Catatan Penuntut Ilmu (tahun 2015)

Pedoman Praktis Ilmu Hadist (tahun 2016)

Manhaj Tahdzir Kelas Eksekutif (tahun 2017)

Muslim Zaman Now (2018)

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved