Libur Natal dan Tahun Baru Exit Tol Jakabaring Ditutup,  Pengendara Dialihkan Lewat Keramasan

21 Desember 2020 - 4 Januari 2021, exit tol Kayu Agung Palembang (Kapal) di Jakabaring bakal ditutup sementara.Dialihkan ke keramasan

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/oca
PT WST memasang pemberitahuan exit tol Jakabaring bakal ditutup selama libur Nataru, Sabtu (19/12/2020). 

SRIPOKU.COM,  PALEMBANG - Selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 21 Desember sampai 4 Januari, pintu keluar atau exit tol Kayu Agung Palembang (Kapal) di Jakabaring bakal ditutup sementara.

Para pengendara yang hendak masuk ke tol Kapal baik dari arah Palembang ataupun Kayu Agung bakal dialihkan menuju exit tol Keramasan

Deputy Pembangunan Jalan Tol Kapal Betung PT Waskita Sriwijaya Tol, Yusuf Ar Rosadi menjelaskan PT 
Waskita Sriwijaya Tol selaku pengelola jalan tol akan mengoperasikan secara fungsional exit tol Keramasan.

Maka dari itu, exit tol temporary di Jakabaring akan ditutup sementara

"Penutupan exit tol Jakabaring akan dimulai 21 Desember dan dibuka kembali pada 5 Januari.  Jadi pengendara yang mau masuk atau keluar harus melalui Gerbang Tol Keramasan Kertapati,” katanya, Sabtu (19/12/2020).

Menurutnya, gerbang Tol Keramasan pengerjaannya sudah memasuki pekerjaan fisik 99 persen. Ditargetkan, gerbang tol bisa difungsionalkan ketika masuk libur Natal dan Tahun Baru nanti.

Selain itu,  selama libur Natal dan Tahun Baru pihaknya juga telah menyiapkan berbagai pelayanan operasional yang akan disiapkan sepanjang Tol seperti 16 armada siaga berupa ambulance, mobil derek, PJR, mobil patroli jalan tol, dan lain-lain.

“ Untuk puncak arus mudik kita akan terjadi pada tanggal 24 sampai 25 dan puncak arus balik pada 2 dan 3 Januari 2021,” jelas Yusuf. 

Yusuf menambahkan, untuk saat ini tol Kapal yang memiliki panjang 33,5 kilometer tersebut telah memasuki tahapan 100 persen pekerjaan fisik. Hanya saja,  diakuinya  memang ada beberapa titik di jalur tol Kapal yang terkendala sedikit kerusakan. 

Sementara, fasilitas lainnya seperti lampu jalan, lampu penerangan jalan, rambu lalu lintas dan fasilitas pendukung lainnya telah siap, sesuai standar dari Kementrian Perbubungan dan Korlantas.

"Jalan memang ada yang rusak karena kondisi cuaca hujan, tetapi kita selalu siaga memperbaiki ketika ada kerusakan. Jika sudah tersambung sampai Betung, akan dibuat rest area," ungkapnya. (Oca) 

Sumber:
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved