Breaking News:

Berita Prabumulih

PDAM Jelaskan Sebab Air PDAM tidak Mengalir di Prabumulih Timur Sepanjang Hari Ini

Air tak mengalir sejak Selasa (15/12/2020) pagi hingga sore sehingga membuat para pelanggan mengalami kesulitan untuk aktivitas sehari-hari.

Editor: Refly Permana
istimewa
Para pekerja ketika melakukan perbaikan di mesin IPA di Lubuk Goa yang mengalami kerusakan, Selasa (15/12/2020). 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Warga Prabumulih, khususnya pelanggan yang tinggal di Kecamatan Prabumulih Timur, mengeluhkan distribusi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Prabujaya tak mengalir.

Air tak mengalir sejak Selasa (15/12/2020) pagi hingga sore sehingga membuat para pelanggan mengalami kesulitan untuk aktivitas sehari-hari.

Tidak hanya kemarin, warga juga mengeluhkan air mengalir kecil dan sering tersendat serta tidak ada pemberitahuan kepada pelanggan.

Baca juga: Syarat Ikut Lomba Foto Bertemakan Hutan yang Digelar Hutan Kita Institute, Terbuka untuk Umum

"Air sering tak mengalir, hari ini dari pagi dan tidak ada pemberitahuan akan mematikan aliran air," ungkap Gusti, warga Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, kepada wartawan.

Hal yang sama disampaikan warga lainnya yang menuturkan PDAM sering tak mengalir dan kinerja tidak baik sehingga menyulitkan warga memenuhi kebutuhan air.

"Tiap bulan itu pasti ada kerusakan terus yang menyebabkan air tidak mengalir, selalu ada dan tidak ada pemberitahuan ke pelanggan," keluh warga itu.

Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Ari Fajar C Ardana ST, ketika diwawancarai menanggapi hal itu mengungkapkan, jika air tak mengalir ke rumah-rumah pelanggan karena terjadi kerusakan pada mesin pompa air.

Baca juga: 100 Persen Menang di Kampung, Paslon Popo Ali-Sholeihen Hampir Dipastikan Menang Pilkada 2020 OKUS

"Jadi ada kerusakan dimana pompa distribusi IPA (Instalasi Pengelolaan Air) kita yang berada di Lubuk Guo mengalami kerusakan," ungkap Fajar saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon.

Fajar menjelaskan, akibat rusaknya pompa distribusi IPA itu membuat debit air menjadi berkurang dan pendistribusian air bersih ke rumah-rumah pelanggan menjadi terganggu karena hanya satu pompa yang berfungsi.

"Kita masih melakukan pengerjaan hingga saat ini, diprediksi pengerjaan akan memakan waktu selitsr 12 jam," katanya.

Pria yang sebelumnya menjabat Direktur Teknis PDAM itu meminta maaf kepada pelanggan atas gangguan distribusi air tersebut sehingga membuat pelanggan mengeluh.

Baca juga: MENCEKAM, Teror 5 Menit Ketuk Pintu Tengah Malam Berlanjut:Terekam CCTV, Bau Amis dan Seram

"Atas nama perusahaan kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, kami terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi semua pelanggan PDAM," ujarnya berharap memaklumi kerusakan tersebut.

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved