Edhy Prabowo Ditangkap KPK
Menteri Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Ekspor Benih Lobster Disoroti
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap KPK, Rabu dinihari, langsung dikaitkan bisnis ekspor benih lobster.
Angka itu naik berkali-kali lipat dibanding ekspor Juni yang sebesar 112.900 juta dollar AS. Dari segi kuantitas, ekspor benur melonjak 135,66 persen pada Agustus 2020.
Adapun negara pengimpor benih lobster Indonesia sepanjang Juli-Agustus 2020 ini adalah Taiwan dan Vietnam. Pada Agustus, ekspor benur masih didominasi oleh Vietnam sebesar 6,43 juta dollar AS dengan berat 4.216 kilogram.
Dibanding Juli, ekspor ini naik 202,95 persen yang hanya sekitar 3,66 juta dollar AS. Sedangkan benur yang diekspor ke Taiwan hanya 8 kilogram dengan nilai transaksi mencapai 7.000 dollar AS.
Menteri Edhy Prabowo membuka keran penangkapan benih lobster untuk dibudidaya maupun diekspor, setelah mengubah Permen KP 56/2020 menjadi Permen KP 12/2020. Dalam tiap kesempatan Edhy berkali-kali menyatakan eskpor benur merupakan caranya menyejahterakan nelayan kecil yang bergantung hidup dari menangkap benur.
"Kalau ditanya berdasarkan apa kami memutuskan? Nilai historis kemanusiaan karena rakyat butuh makan. Tapi berdasarkan ilmiah, juga ada. Kalau ditanya dulu penelitian seperti apa? Dulu tidak ada," ucap Edhy beberapa waktu lalu.*****
_____________________________
Sumber: Kompas.com, https://nasional.kompas.com/read/2020/11/25/07271511/kpk-tangkap-menteri-kelautan-dan-perikanan-edhy-prabowo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/1125-edhy-prabowo.jpg)