Cerber Mangkuk (16) : Isi Dompet

William baru mengikuti langkah kaki Mr Jango ke area parkir setelah Mr Rahman, dengan kendaraan pribadinya, melesat lambat menuju ke jalan raya

Editor: aminuddin
id.the-never-ending-story.co
Ilustrasi Dompet 

***

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - USAI keduanya, Mr Rahman dan Mr Jango menuntaskan kesepakatan  yang dilanjutkan dengan santap malam berdua, lewat tengah malam mereka pun berpisah dengan meninggalkan Kafe Simpang Lama, kembali ke rumah masing-masing.

Di luar kafe sudah menunggu seorang pria tampan.

William namanya.

Dari kejauhan dia memperhatikan gerak-gerik Mr Rahman dan Mr Jango.

William baru mengikuti langkah kaki Mr Jango ke area parkir setelah Mr Rahman, dengan kendaraan pribadinya, melesat lambat menuju jalan raya.

Mr Jango rupanya tahu dia diikuti seseorang.

Dia pura-pura tak tahu.

Dia baru beraksi setelah si penguntit hendak mendekatinya ketika membuka pintu mobil.

Satu dua pukulan dilepaskan Mr Jango.

Dielakkan William sambil salto di udara.

Ha ha ha ..

"Masih ingat sama aku Bro?" Tanya William dari belakang mobil.

Dia mendekat...

Lalu mengulurkan tangan kanannya untuk bersalaman ...

Sumber:
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved