Pagaralam Diguncang Gempa

BREAKING NEWS: Pagaralam Baru Saja Diguncang Gempa 5,2 Skala Richter, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Gempa bumi yang terjadi berdasarkan keterangan situs resmi BMKG berpusat di 58 Kilometer Barat Data Bengkulu Selatan.

Tayang:
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Refly Permana
handout
Gempa bumi di Pagaralam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Pagaralam iguncang gempa Rabu (18/11/2020) sekitar pukul 18.37 WIB, tepatnya usai sholat Magrib. Guncangan gempa bumi ini sempat membuat warga Pagaralam cukup kaget.

Pasalnya, sangat terasa meskipun hanya beberapa detik saja. Namun guncangan tersebut sempat membuat warga hendak berlarian keluar rumah.

Informasi yang dihimpun Sripoku.com, gempa bumi yang terjadi berdasarkan keterangan situs resmi BMKG berpusat di 58 Kilometer Barat Data Bengkulu Selatan. Dengan kedalaman 38 Kilometer dan berkekuatan 5,2 SR.

Baca juga: Bukan Soal Copot Mencopot Pejabat, Kita Butuh Solusi: Wakil Anies Berani Beda dengan Jokowi

Petugas Pos Pemantau Gunung Api Dempo (GAD) Kota Pagaralam, Megian saat dihubungi sripoku.com juga membenarkan terjadinya gempa bumi yang terasa di wilayah Kota Pagaralam.

"Benar kak ada gempa bumi dan dirasakan cukup besar jika dibanding gempa sebelumnya. Berdadarkan rekaman alat siesmograf kekuatan gempa yaitu MMI 3," ujarnya.

Namun ditegaskan Megi bahwa gempa tersebut bukan dari aktivitas Gunung Api Dempo dan tidak mempengaruhi aktivitasnya.

"Gempa ini tektonik jadi bukan dari aktivitas GAD dan juga tidak mempengatuhi aktivitasnya. Sampai saat ini status GAD masih dilevel Aktif Normal," katanya.

Baca juga: Nyanyi Guyon Waton, Cara Winger Sriwijaya FC Rahel Radiansyah Hibur Istri Lagi Hamil

Salah satu warga Pagaralam, Heni mengatakan dirinya sangat merasakan getaran gempa tersebut. Bahkan dirinya sudah membawa lari anak-anaknya keluar rumah.

"Sangat terasa, bahkan air yang ada diatas meja bergoyang kencang. Jadi sontak saya membawa anak saya untuk keluar rumah meskipun belum sempat keluar gempa sudah berhenti," katanya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved