Dwi Guru Honor di PALI Setengah Tahun belum Terima Tunjangan Transport, Iklas tapi Kalau Bisa Cepat

"Terhitung Juni hingga bulan Oktober belum kami terima. Kami sedikit maklum. Namun tetap berharap bisa segera cair," ungkap Dwi

Penulis: Reigan Riangga | Editor: Refly Permana
sripoku.com/reigan
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten PALI, Kamriadi.  

Laporan wartawan Sripoku.com, Reigan Riangga

SRIPOKU.COM, PALI - Terhitung sejak Juni 2020 hingga sekarang dalam kurun waktu setengah tahun para guru honorer di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) belum menerima dana tunjangan transport.

Dwi (28), seorang guru honor di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI mengaku bahwa dirinya terakhir kali menerima tunjangan tranport pada awal bulan Mei 2020 lalu. 

Dirinya mengaku memaklumi dengan kondisi saat ini, mengingat tengah wabah pandemi Covid-19. 

Baca juga: SEDANG BERLANGSUNG Live Streaming Debat Publik Calon Bupati-Wakil Bupati Ogan Ilir, Ini Linknya

Meski begitu, ia berharap agar secepatnya tunjangan transport guru bisa segera dicairkan. 

"Terhitung Juni hingga bulan Oktober belum kami terima. Kami sedikit maklum. Namun tetap berharap bisa segera cair," ungkap Dwi, Kamis (12/11/2020). 

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan PALI, Kamriadi berkata bahwa penyebab belum terealisasinya proses pencairan dikarenakan kondisi keuangan Pemkab PALI yang masih menunggu transfer dari pemerintah pusat. 

Baca juga: Chord Lagu Aku Bisa - Flanella, Lengkap Lirik dan Video Klip, Demi aku yang Pernah Ada Di Hatimu!

Namun demikian, lanjutnya, pihaknya sudah melakukan pengajuan ke Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten PALI untuk periode Mei sampai dengan Oktober 2020.

"Pengajuan sudah kita lakukan ke BPKAD dari bulan Mei sampai dengan bulan Oktober 2020. Terkait belum terealisasinya proses pencairan, kami pikir bisa jadi kondisi keuangan Pemkab PALI sekarang yang masih menunggu transfer dana dari pemerintah pusat." ujarnya. 

Ia menegaskan bahwa untuk proses administrasi pengusulan pencairan sudah diajukan ke BPKAD Kabupaten PALI. 

Baca juga: Jadwal Kegiatan Pekan Adat Sumatera Selatan 2020, Digelar Enam Hari Berturut-turut

"Kami harap para guru untuk bersabar dan tenang. Jangan mudah terprovokasi oleh berita yang belum tentu jelas kebenarannya," jelasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved