Breaking News:

Budidaya Terong Ungu SMK PP Negeri Sembawa

SMK PP Negeri Sembawa menambah keragaman tanaman holtikultura yang di budidayakan di Lahan Praktik, dengan menanam terong Lezata F1 Panah Merah

SMK PP Negeri Sembawa
Budidaya Terong Ungu SMK PP Negeri Sembawa 

Terong dapat ditanam di dataran tinggi dan juga dataran rendah tergantung varietas yang digunakan, karena itu agar tanaman dapat tumbuh optimal, usahakan sesuaikan varietas benih dengan lokasi penanaman.

“Kalau dilihat dari segi pasar, kebutuhan terong masih sangat prospektif untuk masing-masing daerah, sebagai salah satu komoditas yang memiliki jumlah permintaan relative stabil setiap harinya dipasaran. Inilah yang menjadi potensi bagus untuk dikembangkan, maka itu kami membudidayakan terong ungu varietas Lezata F1 Panah Merah,” ujar Habibi, pengurus kebun terong.

Salah satu faktor yang bagus dalam segi permintaan menurut Ir. Mattobi’i antara lain, ukuran terong kecil dan sedang lebih disukai dipasaran, untuk retail biasanya berisi 6 buah dalam 1 kilogram terong, terong yang lebih tahan terhadap musim akan cenderung memiliki permintaan yang bagus dipasaran.

Maka tidak heran jika hasil terong yang dipanen SMK PP Negeri Sembawa mendapatkan harga 5000/kg dan menghasilkan panen minimal 30 kg/hari.

Dalam budidaya terong ungu hal utama yang harus diperhatikan selain cara menanam terong ungu yang baik dan benar adalah saat pemilihan benih terong yang harus tepat. Untuk memperoleh bibit terong ungu yang bagus pilihlah benih terong yang berkualitas.

Kegiatan Budidaya yang dilakukan  di SMK PP Negeri Sembawa merupakan bentuk nyata dari arahan Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi sering kali meminta agar UPT Lingkup BPPSDMP tetap produktif mengembangkan potensi pertanian di wilayah binaan.

Hal ini disenada dengan dengan pernyataan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang menegaskan pertanian itu tidak kenal krisis, menurut SYL dalam kondisi saat ini, pertanian haris terus produktif.

SMK PP Negeri Sembawa merupakan salah satu unit pelaksana teknis (UPT) dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) yang mempunyai fungsi sebagai lembaga penyelenggara pendidikan vokasi pertanian menengah.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved