Baru KA Serelo Ekonomi yang Beroperasi, PT KAI Klaim Tingkat Keterisian Penumpang 41 Persen 

Sedangkan pada bulan November selama 11 hari telah mengangkut 3.376 dengan rata -rata tingkat keterisian 41 persen. 

Penulis: Odi Aria Saputra | Editor: Refly Permana
SRIPOKU.COM/ODI ARIA SAPUTRA
Para penumpang saat menaiki kereta api serelo tujuan Palembang-Lubuklinggau pada hari pertama operasi sejak masa pandemi Covid-19, Kamis (24/9/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sejak resmi kembali beroperasi pada 24 September lalu, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre III Palembang mengklaim terjadi peningkatan penumpang dengan tingkat keterisiaan pengguna kereta mencapai 41 persen. 

Dari data PT KAI Divre III Palembang,  para penumpang yang menggunakan KA Serelo rute Palembang-Lubuklinggau pada bulan Oktober moda transportasi tersebut telah mengangkut penumpang sebanyak 7.052 dengan rata -rata tingkat keterisian 35 persen.

Sedangkan pada bulan November selama 11 hari telah mengangkut 3.376 dengan rata -rata tingkat keterisian 41 persen. 

Baca juga: Masih Antusias Kejar Gelar, Sekda OKU Achmad Tarmizi Kejar Titel ke 9 dan 10, Sulit Disamai Anak

"Sejak beroperasi kembali memang ada peningkatan. Sampai saat ini kita masih mengoperasikan KA Serelo (ekonomi) Palembang-Lubuklinggau, untuk KA rute Palembang-Lampung masih belum beroperasional," terangnya, Rabu (11/11/2020)

Dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, PT KAI menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Penerapan protokol kesehatan tidak hanya untuk penumpang tetapi juga untuk seluruh pegawai kereta api, dengan melakukan self assesment, screening test secara berkala, pengecekan suhu tubuh dan penggunaan APD yakni sarung tangan, masker, dan faceshield.  

Menurutnya, pelaksanaan protokol kesehatan harus diterapkan konsisten secara proaktif dengan mengedukasi dan mengawasi para penumpang agar tertib protokol kesehatan.

Baca juga: Peringatan Hari Pahlawan Kabupaten Banyuasin dimasa Pandemi Covid-19

Selain itu KAI juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui tayangan tayangan di stasiun, atupun melalui media massa. 

"Sesuai aturan pemerintah untuk menjaga jarak fisik antar penumpang, untuk saat ini dilakukan pembatasan kapasitas dengan hanya diisi 70 persen dari kondisi normal," jelasnya. 

Sementara itu, untuk penumpang LRT Sumsel juga alami peningkatan. Rata-rata penumpang mencapai 1.510 orang perhari di bulan Oktober.

Selama 11 hari dibulan November LRT Sumsel sudah mengangkut 17.891 penumpang,  dengan rata-rata jumlah penumpang 1846 orang per hari. 

Baca juga: Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo Tolak Bintang Mahaputera dari Jokowi Melalui Surat, Ini Alasanya

"Untuk LRT juga alami peningkatan. KAI akan terus mengingatkan dan mengedukasi masyarakat saat menggunakan kereta api agar masyarakat taat protokol kesehatan" tuturnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved