Perempuan Asal Jakabaring Palembang Ini Dicekik Temannya Saat Antar Tante Tagih Emas yang Asli

"Sakit sekali cekikan tersebut, ada bekas langsung saya visum ke RS Muhammadiyah Palembang, jadi memar di bagian leher kanan dan tenggorokan sakit,"

Editor: Refly Permana
ISTIMEWA
Ilustrasi mencekik 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang ibu rumah tangga yang tinggal di kawasan Kecamatan Jakabaring, Palembang menjadi korban penganiayaan pada Sabtu (7/11/2020) siang.

Atas kejadian yang berlangsung di kawasan Kecamatan IB II Palembang itu, perempuan 35 tahun itu membuat laporan ke SPKT Polrestabes Palembang beberapa jam pasca kejadian.

Dikatakannya kepada petugas, kejadian bermula ketika ia menemani tantenya mendatangi rumah terlapor.

Baca juga: Ngaku Lesbian Saat Diperiksa Dokter Australia, Dhytia: Lihat Saja, Cerita WNI Dapat Protection Visa

Menurut korban, ia dan terlapor sebenarnya teman dekat. Maka dari itu, tante korban yang tidak tahu alamat terlapor meminta diantarkan untuk menemui terlapor.

"Tante henda menanyakan mengapa terlapor memberinya jaminan emas palsu saat terlapor pinjam uang Rp 1,2 juta," kata korban.

Tiba-tiba saja, terlapor mencekik leher korban dengan menggunakan kedua tangannya.

Baca juga: Dilaporkan ke Bawaslu Diduga Jadi Juru Kampanye, Ini Tanggapan Walikota Lubuklinggau SN Prana Sohe

"Sakit sekali cekikan tersebut, ada bekas langsung saya visum ke RS Muhammadiyah Palembang, jadi memar di bagian leher kanan dan tenggorokan sakit," ujarnya ditemui usai melapor.

Dirinya berharap dengan melapor ke polisi terlapor bertanggung jawab atas perbuatannya.

Sementara, Kasubbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene membenarkan adanya laporan tersebut.

"Laporan akan diselidiki Satreskrim," tutupnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved