Breaking News:

Di Masa Pandemi Siswa ATU SMK PP Negeri Sembawa Berhasil Budidayakan Sorgum di Halaman Rumah

Sorgum (Sorgum spp.) merupakan tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri.

SMK PP Negeri Sembawa
Siswa Program Studi Agribisnis Ternak Unggas (ATU) SMK PP Negeri Sembawa atas nama Lucky Septiansyah dan Ridho Ilahi sedang mengamati pertumbuhan sorgum. 

SRIPOKU.COM, SEMBAWA - Siswa Program Studi Agribisnis Ternak Unggas (ATU) SMK PP Negeri Sembawa atas nama Lucky Septiansyah dan Ridho Ilahi sedang mengamati pertumbuhan sorgum, Senin, (26/10/2020) 

Dimasa pandemi siswa dituntut untuk tetap belajar secara daring (online), meskipun daring mata pelajaran produktif tetap melaksanakan praktikum di rumah masing-masing untuk tercapainya kompetensi di mata pelajaran tersebut.

Mata pelajaran Agribisnis Pakan Ternak Unggas siswa kelas XI ATU dengan guru pembimbing Erra Kartika, S.Pt., M.Si. melakukan praktikum budidaya tanaman sorgum.

Sorgum (Sorgum spp.) merupakan tanaman serbaguna yang dapat digunakan sebagai sumber pangan, pakan ternak dan bahan baku industri.

Kandungan protein sorgum cupuk tinggi, dimana kandungan protein sorgum adalah sebesar 10,11% dan dengan Kandungan pati sebesar 80,42%.

Bijian sorgum dapat digunakan sebagai pakan ternak unggas sedangkan bagian batangnya dapat dijadikan pakan ternak ruminansia. Rasa sorgum yang manis membuat tingkat konsumsi ternak meningkat sehingga sorgum sangat baik dijadikan pakan ternak.

Tanaman sorgum sudah dapat dipanen pada umur 3- 4 bulan. Pemanenan juga dapat dilakukan setelah terlihat adanya ciri-ciri seperti daun-daun berwarna kuning dan mengering, biji-biji bernas dan keras serta berkadar tepung maksimal. 

Baca juga: SMK PP Negeri Sembawa Bakal Jadi Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan), Buka 3 Program Studi

Baca juga: Keripik Pisang Renyah Cemilan Ala PWMP APHP SMK PP Negeri Sembawa

Baca juga: Ingin Sensasi Menyegarkan, Cobain Minuman Sari Buah Produk PWMP APHP PP Negeri Sembawa

Pemanenan sebaiknya dilakukan pada keadaan cuaca cerah/terang. Dengan cara pemotongan dilakukan pada pangkal tangkai/malai buah sorgum dengan panjang sekitar 15- 25 cm.

 Untuk meningkatkan produksi sorgum dapat dilakukan budidaya lanjutan dengan cara ratun yaitu pemangkasan batang tanaman pada musim panen pertama yang dilanjutkan dengan pemeliharaan tunas-tunas baru pada periode kedua.

Kepala SMK PP Negeri Sembawa menyatakan  kegiatan pembelajaran produktif tetap dilakukan siswa di rumah walau dalam masa pandemi dengan bimbingan guru mata pelajaran, SMK PP Negeri Sembawa mendukung sepenuhnya program Kementerian Pertanian (Kementan) yang fokus pada pemenuhan pangan.

SMKPP N Sembawa sebagai salah satu unit pelaksana Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan dibawah pimpinan Prof. Dedi Nursyamsi yang menyampaikan bahwa pertanian tidak boleh berhenti, harus tetap berupaya memproduksi hasil-hasil pertanian.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atau yang kerap kali disapa SYL mengungkapkan "Masalah pertanian adalah kebutuhan keseharian masyarakat, tidak ada orang yang tidak makan, oleh karena itu pertanian jangan berhenti".(Rilis)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved