Berita Palembang

Museum SMB II Palembang Pamerkan Koleksi Sejarah Venesia Dari Timur

Puluhan koleksi jejak-jejak sejarah yang ditemukan dari Perairan Sungai Musi dipamerkan dalam kegiatan pameran temporer di Museum Sultan Mahmud

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Puluhan koleksi jejak-jejak sejarah yang ditemukan dari Perairan Sungai Musi dipamerkan dalam kegiatan pameran temporer di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Senin (12/10/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Puluhan koleksi jejak-jejak sejarah yang ditemukan dari Perairan Sungai Musi dipamerkan dalam kegiatan pameran temporer di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II dengan tema "Venesia dari Timur" hingga 12 Januari 2021.

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, pameran ini mengingatkan kembali semua pihak termasuk generasi muda agar menjaga kebersihan sungai.

Selain itu, ia berharap dapat mengundang para siswa/kalangan pelajar datang ke Museum SMB II agar mereka dapat mengetahui sejarah kota Palembang.

"Kami juga berharap pameran seperti ini bisa menjadi motivasi dan semangat bagi generasi muda untuk menjaga kawasan sungai kita.

Karena kebersihan bibir sungai adalah prioritas kita, sehingga destinasi wisata Palembang mumpuni," ungkapnya, Senin (12/10/2020)

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan kota Palembang Zanariah mengatakan, para pengunjung bisa kembali bernostalgia dengan suasana cerita Kota Palembang sebagai Kota Air.

Beberapa koleksi yang ditampilkan seperti Tempayan Arak, Kendi Cina, Mukun, Miniatur Perahu Kajang, Miniatur Perahu Tambangan, Kepala Perahu dan Dayung.

Baca juga: Museum SMB II Palembang Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi 50 Orang Tiap Sesi

"Kita harap ini menjadi wadah untuk mengedukasi dan mengingatkan masyarakat tentang betapa berharganya sungai bagi kota Palembang.

Apalagi, Palembang itu terkenal karena sungainya, jadi harapannya dengan merawat sungai-sungai kecil julukan Venesia dari Timur itu hidup lagi.

Kebetulan hari ini juga bertepatan dengan Hari Museum Nasional ujar," ujar Zanariah

Ia menambahkan, para pengunjung juga akan ditemani oleh guide yang memberikan informasi seputar koleksi yang ditampilkan.

Pengunjung pun hanya dikenai biaya tiket masuk sesuai aturan, yakni Rp 1000 untuk anak-anak, Rp 2.000 untuk mahasiswa dan Rp 5000 untuk masyarakat umum dan Rp 20 ribu untuk wisatawan asing

"Ini baru sebagian koleksi, nanti kedepan kami pamerkan lagi koleksi lainnya agar pengunjung lebih semangat.

Kunjungan yang berjalan tetap sesuai protokol kesehatan dan Kegiatan ini akan diselenggarakan hingga tanggal 12 Januari 2021," tutupnya. (Cr26)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved