Rela Jual Pepes Ikan Demi 400 Karyawan yang Dirumahkan, Owner Bimbel Ini Yakin Tetap Eksis, Optimis
"Satu lagi di Jakarta kita mau buka, sekarang masih masa training," kata dia saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (30/9/2020)
Sebagai owner dia merasa beruntung, tapi tidak untuk para guru yang tidak mendapat penghasilan apabila tidak mengajar.
"Saya memikirkan karyawan ada 400 orang guru yang enggak berpenghasilan.
Kalau owner kan sudah pegang omzet, tapi gurunya kasihan," kata dia.
• Pandemi Pukul Penjualan Mobil Astra Internasional , Bulan Agustus Terkoreksi 51,7%
Beralih ke bisnis makanan
Ammy kemudian memutar otak untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang bisa bertahan dan bertumbuh di masa pandemi Covid-19.
Dia memilih bisnis makanan, alasannya tidak ada orang yang tidak makan selama mereka masih hidup.
"Bisnis makanan ini yang paling bisa bertahan di masa pandemi, walaupun ada juga penurunan.
Ada makanan frozen food, akhirnya bikin formula sendiri tercipta produknya," kata dia.
Setelah membuat produk pepes ikan dengan bumbu rajang khas Bali yang dikemas dengan kemasan frozen food, Ammy mengundang karyawannya untuk menjadi reseller dari usaha barunya itu.
"Kita kasih kesempatan kepada guru-guru yang rehat enggak ngajar kita jadikan reseller, banyak yang mau mengambil peluang ini, akhirnya mereka sedikit demi sedikit bisa tetap berpenghasilan," kata dia.
Ketika ditanya kenapa repot-repot memikirkan ratusan karyawan, padahal Ami sendiri sudah mengantongi keuntungan di awal?
Dia mengatakan agar seluruh karyawannya bisa tetap memiliki harapan di Anemone Reading School.
"Sebanyak 400 orang ini join di Anemone punya harapan, kalau dulu harapannya membuka bimbel dan mengajar di bidang pendidikan.
Nah ketika mereka tidak bisa berpenghasilan lagi, saya ingin mereka tetap punya harapan di Anemone, saya sebagai leader memikirkan cara supaya siapa yang ada di komunitas kita, yang ada di Anemone itu bisa memiliki harapan," kata Ammy.
Dia mengatakan, ada perasaan bahagia ketika karyawannya yang penghasilannya tersendat akibat Covid-19 bisa kembali memiliki harapan dan berpenghasilan kembali.