Breaking News:

Apakah Benar Makanan yang Dibakar Bisa Picu Kanker?

Makanan yang dibakar seperti sate, ayam bakar, steak, kambing guling, dan lainnya. Kategori makanan tidak sehat lainnya adalah makanan ultra-proses

IST/Sahabat Nestle
Ilustrasi - Pada makanan yang dibakar daging langsung terkena api. Proses itu dapat menyebabkan protein dan lemak berubah menjadi karsinogenik. 

SRIPOKU.COM - Angka kasus kanker terus meningkat setiap tahunnya. Salah satu penyebabnya karena pola makan yang tidak sehat.

Kebanyakan orang lebih senang mengonsumsi makanan yang enak daripada makanan bergizi. Padahal, ada beberapa jenis makanan enak yang bisa memicu kanker karena mengandung karsinogen.

Sebut saja makanan yang dibakar seperti sate, ayam bakar, steak, kambing guling, dan lainnya. Kategori makanan tidak sehat lainnya adalah makanan ultra-proses seperti makanan kalengan, frozen food, dan makanan siap saji.

Makanan yang Dibakar Ternyata Mengancam Kesehatan, Ini 7 Trik Jitu Untuk Menurunkan Resikonya!

Ramalan Bintang Karier Senin 5 Oktober 2020: Scorpio Sebaiknya Hati-hati Mungkin Ada Kesalahan

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Dokter spesialis gizi Fiastuti Witjaksono menjelaskan, pada makanan yang dibakar daging langsung terkena api. Proses itu dapat menyebabkan protein dan lemak berubah menjadi karsinogenik.

“Jadi bisa meningkatkan risiko kanker, tapi bukan penyebab,” kata Fiastuti dalam webinar Kupas Tuntas Kanker Payudara, Sabtu (3/10/2020).

Dikatakan oleh Fiastuti, angka kanker terutama kanker payudara meningkat pada orang-orang yang banyak mengonsumsi makanan ultra-proses.

“Semua bisa dihindari sebelum sakit, tentu jauh lebih baik,” ucapnya.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Makanan lain yang harus dikurangi konsumsinya adalah daging merah. Beberapa penelitian mengungkapkan, daging merah terutama yang diproses dapat meningkatkan risiko kanker, utamanya kanker kolorektal atau kanker usus besar.

Halaman
12
Editor: Bejoroy
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved