Berita Pagaralam
435 Kepala Keluarga di Pagaralam Harap-harap Cemas, Program BSPS Belum Jelas dari Kementerian PUPR
calon penerima bantuan perumahan dari pihak Kementrian ini belum mendapat kepastian kapan program tersebut digulirkan
Penulis: Wawan Septiawan | Editor: Welly Hadinata
Laporan wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan
SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sebanyak 435 Kepala Keluarga (KK) di Kota Pagaralam Sumsel yang sudah didata akan mendapat bantuan rumah dari program BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya) khusus PBRS (Pembangunan Baru Rumah Swadaya) harap-harap cemas.
Pasalnya calon penerima bantuan perumahan dari pihak Kementrian ini belum mendapat kepastian kapan program tersebut digulirkan.
Dikarenakan sampai saat ini pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam belum juga mendapat kabar baik dari usulan yang sudah diserahkan ke pihak kementrian tersebut.
Padahal semua persyaratan sudah dilengkapi dan diserahkan.
Padahal beberapa daerah sudah ada yang dapat dan mulai berjalan pembangunannya.
• Penyegaran, 161 ASN Lingkungan Pemkot Pagaralam Dirotasi, Sejumlah Kepala Sekolah Masuk Daftar
• Cerita Ketua RT di Pagaralam yang Sisihkan Gajinya untuk Pasutri Covid-19, Ini Tanggung Jawab Saya
Jika program ini batal maka ratusan KK yang sudah berharap bisa mendapatkan rumah dipastikan kecewa.
Melihat hal ini PLT Kepala Pu Perkim, David Ken mengatakan, bahwa pihaknya belum bisa memastikan jika program BSPS untuk bangun baru akan berjalan di Kota Pagaralam.
"Kita belum bisa pastikan usulan kita diterima dan program ini bisa berjalan. Pasalnya sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak kementrian terkait usulan tersebut," ujarnya.
Pihak Pemkot Pagaralam sudah berupaya agar program tersebut bisa turun ke Kota Pagaralam. Bahkan pemkot melalui Walikota sudah mengirim ke pihak Kementrian.
"Kita sangat berharap program ini bisa turun ke Pagaralam. Namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak terkait. Jadi statusnya saat ini kita masih menunggu SK dari pihak kementrian tersebut," katanya.
• Curhat Warga Pagaralam Terpapar Covid-19, Disuruh Isolasi Mandiri Nihil Bantuan, Bisa Mati Kelaparan
• Tujuh dari 17 Warga Tracing dari Pasien 016 di Pagaralam Reaktif Rapid Test, Diduga Klaster Hajatan
Saat ditanya apakah jika SK nya turun di Oktober 2020 ini apakah pembangunannya bisa terkejar mengingat sudah menuju akhir tahun?
"Tahun lalu saja SK nya turun di bulan Oktober. Kita yakin bisa terkejar karena pembangunannya dilakukan dengan cara swadaya masyarakat," jelasnya.
Data yang didapat Pemkot Pagaralam sudah menyiapkan enam lokasi hamparan untuk pembanguan perumahan tersebut yaitu hamparan Karang Dalo, Hamparan Kance Diwe, Atung Bungsu, Perahu Dipo, Lubuk Buntak dan hamparan Candi Jaya.
Pemkot Pagaralam sahkan sudah melengkapi pemberkasan administrasi dan kesiapan hamparan dan sudah dimasukkan ke kementerian sesuai petunjuk kementerian.
Namun sampai saat ini belum jelas apakah program ini akan diterima oleh Pagaralam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bedah-rumah-nenek-kemi_20180213_193955.jpg)