5 Kepala Daerah Ini Harus Gugur Karena Covid-19. Berikut Daftar Kepala Daerah Lainnya Yang Sembuh
Penyebaran Virus Corona atau Covid-19 rentan menyerang para kepala daerah yang menjadi ujung tombak pemberantasan virus ini.
Bupati Berau Muharram, dinyatakan positif covid-19 setelah tes swab sebelum mendaftarkan diri sebagai bupati petahana.
• Tak Kenal Libur 6 Pemain Sriwijaya FC Tetap Latihan Ringan Ada Main Teqball Hingga Jalan ke Stadion
• Bertambah 12 Kasus Positif Covid-19, Bupati Muba Himbau Masyarakat Tetap Menerapkan Prokes
• Pemprov Sumsel Bentuk 4 UPTD P2TP2A di Sumsel, Tangani Masalah Penanganan dan Perlindungan Anak
Setelah ketahuan terpapar corona, kondisinya langsung drop.
Ia menjalani perawatan secara intensif selama 13 hari sejak tanggal 10 September 2020 di RS Pertamina Balikpapan, Bupati Berau, Kalimantan Timur H Muharram (52) meninggal dunia pada (22/9/2020)
Wali Kota Tanjungpinang
Wali Kota Tanjungpinang Syahrul diketahui positif Covid-19, dan dinyatakan meninggal dunia.
Ia sempat menjalani perawatan selama 17 hari, di mana memerlukan ventilator untuk membantu pernapasan.
Syahrul meninggal di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Raja Ahmad Thabib (RAT) Tanjungpinang.
Bupati Morowali Utara
Bupati Morowali Utara Aptripel Tumimomor meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Wahidin Sudirohusodo Makassar pada 2 April 2020.
Ia meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit, di mana hasil uji laboratoriumnya menunjukkan bahwa kepala daerah ini positif terinfeksi virus corona.
Aptripel diketahui mempunyai riwayat perjalanan ke Jakarta selama dua minggu.
Wali Kota Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru Nadjmi Adhani meninggal dunia akibat virus corona pada 10 Agustus 2020.
Ia mengembuskan napas terakhirnya saat menjalani isolasi di RSUD Ulin Banjarmasin.
Nadjmi dinyatakan positif Covid-19 pada Juli lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/walikota-tanjung-pinang.jpg)