Inilah Gejala Penyakit yang Disebabkan Dada Sakit: Penyakit Jantung hingga Herpes Hoster

Di beberapa kasus, sakit dada bisa menjalar sampai ke tulang belakang, leher, rahang, punggung, atau ke lengan.

Editor: Bejoroy
SRIPOKU.COM/ANTON
Ilustrasi - Rasa tidak nyaman di bagian dada atau dada sakit bisa muncul dalam bentuk nyeri seperti ditusuk, ditekan, diremas, sampai rasa panas seperti terbakar. 

SRIPOKU.COM - Rasa tidak nyaman di bagian dada atau dada sakit bisa muncul dalam bentuk nyeri seperti ditusuk, ditekan, diremas, sampai rasa panas seperti terbakar.

Di beberapa kasus, sakit dada bisa menjalar sampai ke tulang belakang, leher, rahang, punggung, atau ke lengan.

Penyebab dada sakit bisa beragam. Hal yang paling perlu diwaspadai adalah gejala penyakit jantung dan paru-paru karena bisa mengancam jiwa.

Dada Sakit Mata Kabur

Diabetes dan Hipertensi Jadi Penyebab Utama Sakit Ginjal, Inilah 10 Tanda Penyakit Ginjal

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Berikut beberapa kemungkinan dada sakit bisa jadi gejala penyakit apa saja:

1. Penyakit jantung
Sakit dada bisa jadi tanda penyakit jantung. Melansir Mayo Clinic, beberapa masalah jantung yang bisa membuat dada terasa sakit di antaranya:

Serangan jantung
Serangan jantung terjadi karena aliran darah yang mengarah ke jantung tak lancar. Biasanya disebabkan gumpalan darah.

Angina
Sakit dada karena aliran darah ke jantung terhambat ini bisa muncul karena penumpukan plak di dinding bagian dalam pembuluh arteri jantung.

Plak arteri tersebut dapat membuat arteri menyempit dan membatasi pasokan darah ke jantung.

8 Alternatif Tepung Tanpa Gluten yang Menyehatkan (1). (supermetroemall.com/)

Diseksi aorta
Kondisi yang bisa mengancam jiwa ini dapat membuat arteri utama yang mengarah ke jantung (aorta) robek dan terpisah dari lapisan tengah dinding aorta.

Perikarditis
Peradangan pada kantong pelapis jantung ini dapat menyebabkan penderitanya merasakan sakit dada saat bernapas dan berbaring.

2. Penyakit pencernaan
Melansir NHS, sakit dada pada gangguan pencernaan biasanya muncul setelah makan, disertai gejala muntah makanan atau asam lambung, serta kerap merasa kembung dan begah.

Dada terasa sakit bisa disebabkan beragam gangguan pencernaan, di antaranya:

Asam lambung naik
Nyeri dada pada penyakit asam lambung bisa berupa sakit dada sampai ke tulang belakang terasa panas seperti terbakar.

Kondisi ini bisa muncul saat asam lambung naik dari perut ke kerongkongan.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Gangguan menelan
Gangguan pada esofagus juga bisa membuat seseorang susah menelan sampai mengalami sakit dada.

Penyakit empedu
Masalah empedu seperti batu empedu dan radang kandung empedu juga bisa menyebabkan sakit perut yang menjalar sampai ke dada.

3. Gangguan otot dan tulang
Dada sakit juga bisa jadi gejala penyakit yang menyerang otot dan tulang.

Karakteristik sakit dada karena masalah otot dan tulang biasanya muncul setelah cedera dada. Masalah kesehatan ini umumnya mereda setelah otot diistirahatkan.

Beberapa gangguan otot dan tulang yang bisa menyebabkan sakit dada di antaranya:

Kostokondritis
Kondisi ini terjadi saat tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada mengalami peradangan. Salah satu dampaknya, muncul sakit dada.

Kebutuhan Vitamin C Harian Sesuai Usia. (http://sains.kompas.com/)

Nyeri otot
Sindrom nyeri otot kronis seperti fibromyalgia dapat menyebabkan bagian dada terus-menerus terasa sakit.

Cedera tulang rusuk
Cedera tulang rusuk karena memar atau patah bisa menyebabkan sakit dada.

4. Penyakit paru-paru
Penyakit paru-paru juga bisa menyebabkan sakit dada. Rasa nyeri dada ini terasa semakin parah saat bernapas.

Dada sakit bisa jadi gejala sejumlah penyakit paru-paru, seperti:

Emboli paru
Terjadi saat gumpalan darah bersarang di arteri paru-paru dan menghalangi aliran darah ke jaringan paru-paru.

ilustrasi
Update 16 September 2020. (https://covid19.go.id/p/berita/)

Pleurisi
Peradangan pada selaput paru-paru ini dapat menimbulkan gejala dada sakit dan sesak, terutama saat menarik napas atau batuk.

Paru-paru kolaps
Sakit dada yang terkait paru-paru kolaps biasanya muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama berjam-jam. Gejala umumnya sakit dada dan sesak napas.

Paru-paru kolaps bisa terjadi saat udara bocor ke ruang antara paru-paru dan tulang rusuk.

Hipertensi paru
Dada sakit bisa jadi gejala penyakit hipertensi paru. Kondisi ini bisa terjadi saat tekanan darah di arteri yang membawa darah ke paru-paru melonjak.

5. Penyebab lainnya
Dada sakit juga bisa jadi gejala penyakit selain jantung, paru-paru, pencernaan, dan masalah otot serta tulang. Antara lain:

Pertolongan Pertama yang Bisa Dilakukan Orangtua Jika Kepala Bayi Terbentur. (https://parenting.firstcry.com/)

1. Serangan panik
Serangan panik dapat menimbulkan gejala sakit dada, detak jantung cepat, napas cepat, keringat berlebih, sesak napas, mual, pusing, dan ketakutan berlebihan.

2. Herpes zoster
Penyakit infeksi virus Varicella Zoster ini dapat menyebabkan sakit dada disertai munculnya lepuh dari punggung ke dinding dada.

Sakit dada tidak boleh diabaikan. Anda perlu segera berkonsultasi ke dokter apabila nyeri dada:

  1. Membuat dada sakit, sesak, napas berat
  2. Diawali dengan sesak napas dan banyak berkeringat
  3. Nyeri menyebar ke lengan, punggung, leher, atau rahang
  4. Berlangsung lebih dari 15 menit

Penting bagi setiap orang yang mengalami sakit dada untuk berkonsultasi pada ahlinya, demi memastikan tidak ada masalah kesehatan serius.

(Mayo Clinic,NHS)

Penulis: Mahardini Nur Afifah

Berita Ini Sudah Diterbitkan di Situs https://health.kompas.com/ dengan Judul:
Dada Sakit Bisa Jadi Gejala Penyakit Apa Saja?

Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved