Breaking News:

Proyek Proyek Strategis PTBA Tidak Terganggu, PLTU Mulut Tambang dan Hilirisasi Batubara

Proyek strategis PTBA terus berlanjut tidk terpengaruh Pandemi Covid-19. PLTU Mulut tambang dan hilirisasi batubara

SRIPOKU.COM/Humas PTBA
Spanduk Sosialisasi Pencegahan Covid-19 yang dipasang PTBA di lokasi Jogging Track Tanjung Enim Muaraenim. 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang sedang merebak di Indonesia tidak membuat perusahaan tambang batubara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyurutkan langkah meneruskan sejumlah proyek strategis.

Seperti proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut Tambang Sumsel 8. Menurut Sekretaris Perusahaan PTBA Apollonius Andwie C, hingga bulan Agustus lalu pengerjaan proyek PLTU berkapasitas 2x620 megawatt (MW) tersebut telah mencapai kisaran 50%.

Menurutnya PTBA memasang target pelaksanaan pembangunan proyek PLTU ini akan mencapai sekitar level 65% pada akhir tahun nanti. “Target operasional PLTU Mulut Tambang terbesar di Indonesia tetap di kuartal I-2022,” ujar Pollo, Minggu (13/9/2020).

PTBA menggandeng China Huadian Hongkong Company Ltd untuk membangun PLTU Mulut Tambang Sumsel 8. Keduanya membentuk perusahaan konsorsium bernama PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP). Ketika beroperasi, PLTU tersebut akan menyerap batubara sebanyak 5,4 juta ton setiap tahun.

PTBA juga memiliki pipeline proyek PLTU di Halmahera Timur. PLTU ini merupakan kolaborasi perusahaan holding pertambangan MIND ID antara PTBA dengan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). “Proyek PLTU FeNi Haltim statusnya sedang dalam kajian internal di pihak Antam,” imbuh Pollo.

Selanjutnya, PTBA masih berupaya mengembangkan proyek hilirisasi batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Rencananya, PTBA menggarap proyek gasifikasi batubara dengan produk Dimethyl Ether (DME) yang diyakini bisa mengurangi impor LPG di masa mendatang.

PTBA menggandeng Air Products & Chemical, Inc asal Amerika Serikat untuk mengerjakan proyek tersebut.

Cegah Penyebaran Covid-19, PTBA bersama Pemkab dan Forkopimda Bagikan Masker Serentak

PTBA Pangkas Target Produksi dan Penjualan, Permintaan Batubara Turun Dampak Pandemi

Mulai Membaik Pasar Baru Ekspor Batubara Sumsel Naik Seiring Tingginya Permintaan dari Korea Selatan

Pollo mengungkapkan, PTBA bekerja sama dengan Puslitbangtek Migas Lemigas Kementerian ESDM untuk melaksanakan uji laboratorium dan uji terapan terkait proyek gasifikasi batubara tersebut. “Kami juga bekerja sama dengan Puslitbang Tekmira untuk membantu kajian analisis manfaat biaya (cost benefit),” ungkap dia.

Diakatakan, pabrik berteknologi gasifikasi batubara tersebut ditargetkan PTBA akan selesai di akhir tahun 2023 mendatang.

Artikel ini telah tayang di kontan.co.id dengan judul https://industri.kontan.co.id/news/kendati-ada-pandemi-covid-19-ptba-terus-garap-proyek-proyek-strategis

Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved