Breaking News:

Herman Deru Wacanakan Masukkan Pembelajaran Khusus Lahan Gambut ke Kurikulum Muatan Lokal

Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berwacana akan memasukan materi lahan gambut sebagai kurikulum muatan lokal di tingkat

Dok. Pemprov Sumsel
Gubernur Sumsel, Herman Deru saat menerima Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia, Nazir Foead bertempat di Griya Agung (9/9) Rabu malam. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru berwacana akan memasukan materi lahan gambut sebagai kurikulum muatan lokal di tingkat Sekolah Dasar (SD) da SMP.

Langkah ini sebagai upaya agar generasi muda mendatang memiliki pemahaman yang benar akan manfaat lahan gambut salah satunya dapat dijadikan salah satu sektor untuk ketahanan pangan.

“Saya pikir ini harus dimasukan menjadi kurikulum muatan lokal. Agar nantinya siswa - siswi memiliki pengetahuan dan pemahaman yang benar  agar  tidak merusak lahan gambut," tegasnya saat menerima Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Republik Indonesia, Nazir Foead bertempat di Griya Agung (9/9) Rabu malam.

Herman Deru menuturkan, kegiatan Restorasi Gambut di Provinsi Sumsel sudah dimulai sejak tahun 2018, dilakukan di 7 daerah yakni Kabupaten Ogan Komering Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, Muara Enim dan Kabupaten PALI, dengan  target restorasi seluas 656.884 hektar.

"Di tahun 2020 ini pula akan dilaksanakan kembali pembangunan sekat kanal sebanyak 52 unit, pemeliharaan kegiatan revegetasi seluas 50 Ha dan pemberian bantuan ekonomi kepada masyarakat yang terdampak kegiatan pembasahan gambut," jelasnya.

Pemkot Akui Pemindahan Pedagang Pasar Tradisional Modern Prabumulih Terkendala Perda

Pria Paruh Baya di Muratara Kepergok Transaksi Narkoba di Rumahnya, Ada Sabu 29 Paket

Enam Titik Keramaian di Palembang Ini Jadi Target Polda Sumsel untuk Kampanye Penggunaan Masker

Gubernur berharap kegiatan pembasahanahan gambut di Sumsel berjalan dengan baik sehingga tidak ada  lagi kebakaran di lahan gambut. 

"Terkait dengan pemanfaatan lahan gambut yang ada di Sumsel, Pemprov Sumsel siap untuk mendukung dan melaksanakan apapun program atau kebijakan yang akan ditetapkan oleh BRG nantinya,” pungkasnya. 

Untuk diketahui, kehadiran Badan Restorasi Gambut Republik Indonesia, Nazir Foead  beserta Tim Badan Restorasi Gambut Prov. Sumsel kali ini adalah untuk menindak lanjuti arahan Presiden RI, Ir. Jokowidodo tentang penanggulangan kebakaran dan pemanfaatan lahan gambut untuk mendukung program pemerintah Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Selama di Sumsel, tim Badan Restorasi Gambut  melakukan peninjauan secara langsung lahan gambut yang dapat direstorasi menjadi produktif sehingga mendongkrak sektor ketahanan pangan, namun tidak menghilangkan fungsi dari lahan gambut itu sendiri.

Editor: adi kurniawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved