Inilah Penyebab Ketiak Ruam karena Deodoran dan Cara Mengatasinya

Sebagian orang memiliki alergi pada kandungan dalam deodoran. Efeknya adalah mengalami ruam, kemerahan, atau sensasi terbakar di area ketiak

Tayang:
Editor: Bejoroy
sloaneclinic.com
Ilustrasi. Deodoran menjadi senjata wajib untuk mencegah bau badan, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan. 

SRIPOKU.COM - Deodoran menjadi senjata wajib untuk mencegah bau badan, terutama ketika banyak beraktivitas di luar ruangan.

Namun, sebagian orang memiliki alergi pada kandungan dalam deodoran. Efeknya adalah mengalami ruam, kemerahan, atau sensasi terbakar di area ketiak karena menggunakan deodoran tertentu.

Pada kasus terparahnya bahkan bisa mengalami peradangan atau kulit mengelupas.

Tak Usah Minder dan Galau, 5 Bahan Alami ini Bisa Putihkan Kembali Ketiak Anda yang Sebelumnya Hitam

Ramalan Bintang Rabu 9 September 2020: Gemini Mungkin Akan Melindungi Sentimen Orang Lain

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Jika kamu mengalami hal tersebut, hal pertama yang harus dilakukan adalah berhenti menggunakan deodoran tersebut. Namun, ruam ketiak juga bisa menjadi indikasi bahwa kamu sensitif terhadap bahan tertentu dalam deodoran.

Kulit ketiak sangat tipis, sehingga wajar jika seseorang mengalami sensitivitas di area tersebut, meskipun tidak mengalami iritasi di area tubuh lainnya.

"Kulit ketiak sangatlah tipis dan akan bereaksi terhadap lebih banyak bahan, daripada bagian tubuh lainnya," kata Nava Greenfield, M.D. dari Schweiger Dermatology Group di New York City, seperti dilansir Mind Body Green.

Ruam yang terjadi bisa disebabkan oleh beberapa hal. Seperti alergi bahan tertentu atau reaksi iritasi. Keduanya cenderung sama, sehingga agak sulit untuk menemukan indikasi ruam yang dirasakan.

Reaksi alergi adalah respons peradangan di kulit dan umumnya ditemukan oleh dokter setelah melalui pemeriksaan.

Sementara iritasi, atau terkadang disebut dermatitis kontak, biasanya lebih jarang daripada penyebab karena alergi dan umumnya terjadi karena paparan berulang dari bahan yang mengiritasi.

Jika ruam terjadi berulang dan berkepanjangan, dan kamu kesulitan menemukan pemicunya, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

8 Makanan untuk Bantu Menghilangkan Bau Badan Tak Sedap (2). (CNN Indonesia)

Beberapa bahan dalam deodoran yang pada umumnya memicu alergi atau iritasi, antara lain:

1. Pengawet tertentu

Ketika mendengar "pengawet dalam deodoran", mungkin kamu teringat bahan "paraben" atau "triklosan".

Namun, merek deodoran paling umum dan tradisional sekalipun telah berhenti menggunakannya dalam formula mereka.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved