Apa Arti Kata Friend Zone? Begini Penjelasannya, Lengkap Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya!

Dari namanya saja, bisa kita lihat kalau friend zone terbentuk dari dua kata yaitu friend yang berarti teman dan zone yang berarti zona.

Tayang:
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Sudarwan
www.alamy.com
Ilustrasi Friend Zone. Apa Arti Kata Friend Zone? 

SRIPOKU.COM - Bagi kalangan anak milenial, pasti sudah tak asing mendengar kata friend zone.

Apalagi friend zone memang banyak terjadi dan dirasakan oleh para anak-anak milenial.

Lantas apa sih sebenarnya arti dari friend zone itu?

Video 6 Tips Agar Tubuh Tetap Ideal Pada Usia 40 Tahun

VIRAL Aplikasi Avatar di Facebook, Ini Tips Cara Mudah Membuat Avatar Facebook di Smartphone Anda

Dari namanya saja, bisa kita lihat kalau friend zone terbentuk dari dua kata yaitu friend yang berarti teman dan zone yang berarti zona.

Jadi bisa dibilang bahwa friend zone dimaknai sebagai zona pertemanan.

Jadi dapat diartikan bahwa friend zone adalah istilah yang menggambarkan situasi yang sering terjadi dalam pertemanan antara perempuan dan laki-laki.

Hal ini terjadi ketika salah satunya menginginkan hubungan yang lebih sedangkan satunya lagi tak menginginkannya atau sudah memiliki pasangan.

Namun tahukan anda siapa yang menciptakan kata itu?

Awalnya istilah friend zone merebak di tahun 2010an berbarengan dengan era media sosial, sepertinya situasi seperti itu digambarkan dengan kalimat 'cuma dianggap temen'. 

Yang jadi pertanyaan, siapa sih yang pertama kali memakai istilah friend zone?

Meski populer di era modern, ternyata istilah friend zone justru sudah muncul di tahun 90-an.

Istilah itu bahkan terkandung dalam sebuah sitkom atau Komedi Situasi paling populer di era tersebut.

Adalah Joey Tribbiani, salah satu karakter dari sitkom populer Friends yang pertama kali menggunakan istilah 'friend zone'.

Joey mengucapkannya dalam season perdana sitkom tersebut, tepatnya pada episode tujuh yang berjudul The One with the Blackout.

Joey mengatakannya saat memberi saran untuk karakter lain, Ross, untuk mengungkapkan perasaannya pada Rachel sebelum dirinya terjebak dalam sesuatu yang disebut sebagai friend zone.

Episode Friends tersebut ditayangkan pada tahun 1994, jauh sebelum istilah friend zone kemudian meledak pada medio 2012-an.

Tips Aman dan Sehat Bersepeda untuk Pemula, Awas Jangan Sepelakan Durasi

Tips Memoles Make-up Agar Terlihat Muda & Cantik Ala Seorang Cewek Penghobi Lukis di Palembang

Tanda-tanda orang terjebak Friend Zone

1. Kamu yang selalu berinisiatif.

Coba diingat-ingat lagi. Selama ini siapa yang paling rajin mengajak hangout, dia atau kamu? Kalaupun kalian jalan bareng, ia akan berusaha mengajak teman yang lain untuk bergabung.

2. Membicarakan perempuan lain atau laki-laki lain.

Hati-hati, kadang kita salah memaknai jika ketika laki-laki bercerita tentang perempuan lain di depan kita atau perempuan sedang bercerita tentang laki-laki lain,

Itu artinya ia sedang mengetes reaksi kita. Padahal, bisa jadi ia hanya ingin bercerita tentang perempuan yang ia taksir.

3. Mengabaikan kode yang kamu berikan.

Mungkin selama ini ia sadar bahwa kamu gencar melempar kode keras padanya atau berusaha mati-matian untuk mengerahkan perhatianmu untuknya. T

api ia pura-pura nggak sadar dan terus mengabaikannya.

Apa mau sampai menunggu dia bilang kalau dia nggak tertarik menjadikanmu sebagai kekasih?

4. Selalu mengenalkanmu sebagai teman.

baik itu pada teman-temannya yang lain atau keluarga. Ia perlu menegaskan statusmu tersebut di depan orang lain supaya nggak ada rumor yang mengatakan kalian pacaran.

5. Lakukan terbaik demi dia

Tanda kena friendzone bisa ditunjukkan saat Anda akan melakukan lebih dari sekadar menanyakan apa yang mereka inginkan untuk makan malam, misalnya memasak makanan favorit mereka.

Perilaku yang terlalu ‘rela’ seperti ini jelas tidak menghasilkan kemitraan yang setara. Ini saatnya untuk menghadapi kenyataan bahwa Anda telah mengalami hubungan friendzone.

6. Tidak Romantis

Ada aspek-aspek tertentu yang memisahkan hubungan platonis dari hubungan romantis. Nah, tanda friendzone selanjutnya adalah ketika tidak ada romansa pada awal hubungan. Bila terjadi, jelas ini bukan pertanda baik.

Jika belum pernah mengalami hal-hal romantis dengan si Dia, inilah saatnya untuk menyadari bahwa harapan Anda untuk menjalin hubungan dengan orang ini tidak lebih dari sekadar mimpi belaka.

7. Tak canggung memeluk

Tanda friend zone lainnya, normal untuk teman dekat menjadi sensitif tanpa ada rasa iri. Jika dia memeluk Anda, menyentuh lengan Anda, atau memegang tangan Anda tanpa ragu-ragu, itu berarti Anda hanya teman baginya.

8. Dia jarang menelepon atau chat duluan

Dia memang selalu merespons setiap kali kamu hubungi, bahkan dengan begitu cepat. Namun, dia tidak pernah melakukan hal serupa, terlebih jika tidak sedang butuh sesuatu darimu.

9. Dia suka mampir ke rumahmu

Iya, dia mungkin suka mendadak mampir. Namun, hanya benar-benar untuk menumpang minum atau meminta stok makanan ringanmu, bukan karena mendadak rindu dan ingin bertemu kamu.

10. Dia Sering Curhat

Mungkin kamu senang banget waktu gebetanmu curhat soal kehidupannya sama kamu. Dan kamu pun mulai merasa dia membutuhkan kamu.

Eh tapi tunggu dulu, ini ternyata juga salah satu tanda kalau dia cuma menganggap kamu sebagai teman. Karena umumnya orang curhat sama orang yang dia percaya. Tapi biasanya, orang yang dipercaya ini belum tentu yang dia suka.

11. Datang saat Butuh Saja

Perhatikan bagaimana pola komunikasi kamu dan dia. Apakah dia datang di saat ada kebutuhan saja? Misalnya dia chat kamu saat dia lagi sedih atau susah saja. Kalau iya, waspada ya!

Tips Menjaga Mesin Mobil Tetap Prima agar Terhindar dari Bahaya yang Menyebabkan Mobil Terbakar

Tips Jalani Taaruf dari Seorang Perempuan di Palembang, Intinya Jaga Cinta Sebelum Akad

Misal, dia butuh orang cerita, dia butuh temen nonton atau dia butuh temen belanja.

Melansir Indonesia Morning Show NET, Karina Priliani seorang Psikolog mengatakan bahwa begini cara mengatasi hubungan Friend zone.

1. Bersikap Tegas

Sikap tegas yang dimaksud disini yakni, katakan perasaan kalian pada dia, memang butuh nyali yang besar untuk melakukannya.

Tapi ini perlu dicoba jika kamu benar-benar lelah untuk memendam perasaanmu.

Jika kalian sama-sama dewasa, maka pernyataan perasaan ini bisa disikapi dengan santai serta nggak merusak pertemanan kalian.

2. Alihkan perhatian ke orang lain

Perasaan bisa tumbuh karena sering bersama. Kali ini, coba lebih sering menghabiskan waktu dengan orang lain atau bertemu orang baru.

3. Kurangi frekuensinya

Jangan terlalu fokus ke dia, cobalah cari pertemanan baru.

Jangan terburu-buru, pelan pelan aja agar dianya juga gak curiga kalau kalian terbawa perasaan.

4. Jangan mendahulukan dia

Misal kita nih selalu mendahulukan dia, mulai sekarang jangan lagi.

Hal itu yang bisa membantu menetralkan perasaan kita ke dia.

5. Anggap Sebagai Teman Biasa

Meski agak sedikit susah karena anda sudah terlanjur menyimpan perasaan, namun sudah seharusnya anda juga memiliki batasan.

Pada faktanya, anda bukanlah pasangan teman anda sehingga hindari terlalu membuat teman anda menjadi seseorang yang sangat istimewa. Jika memang tidak, maka katakan tidak begitu pun sebaliknya.

Hal ini sangat penting dilakukan untuk mempersiapkan diri jika sahabat anda memang hanya menganggap anda sebagai teman saja.

Inilah 4 Tips Melihat Peluang Freelance, Siapa Tahu Itu Masa Depanmu: dari yang Kamu Tahu dan Niat

Tips Tingkatkan Imun Tubuh dari Seorang Ahli Tanaman Herbal di Palembang: Buang Dulu Toksin di Tubuh

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved