Bubur Asyura Khas Banjar
Bubur Asyura, Sajian Unik, Dibikin Rame-rame dan Berkelompok, Dibagikan Gratis oleh Warga Banjar
Di Banjarmasin warga berkumpul untuk memasak bubur tersebut di masjid-masjid kemudian membagikannya ke warga sekitar. Sebelum matang didoakan bersama
Konon katanya tradisi Bubur Asyura juga berkaitan dengan kisah ketika Nabi Muhammad masih hidup.
Saat itu Perang Badar sedang berlangsung.
Usai perang, jumlah prajurit Islam menjadi lebih banyak.
Saat itu seorang sahabat Nabi Muhammad memasak bubur.
• Melihat Tradisi Menyantap Bubur Asyura dan Usap Kepala Anak Yatim di Rumah Almarhum KH Zen Syukri
Namun jumlah makanan yang ia buat tak mencukupi karena jumlah prajurit yang begitu banyak.
Akhirnya Nabi Muhammad memerintahkan para sahabatnya untuk mengumpulkan bahan apa saja yang tersedia untuk kemudian dicampurkan ke bubur tersebut agar jumlahnya cukup dan bisa didistribusikan pada semua prajurit.
Selain itu, 10 Muharram bertepatan juga dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Yakni Perang di Karbala ketika Husain, cucu Nabi Muhammad, terbunuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/masak-bubur-asyura4_20170930_120056.jpg)