Bubur Asyura Khas Banjar
Bubur Asyura, Sajian Unik, Dibikin Rame-rame dan Berkelompok, Dibagikan Gratis oleh Warga Banjar
Di Banjarmasin warga berkumpul untuk memasak bubur tersebut di masjid-masjid kemudian membagikannya ke warga sekitar. Sebelum matang didoakan bersama
SRIPOKU.COM, BANJARMASIN - Masyarakat muslim di daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) rutin melakukan Puasa Asyura setiap 10 Muharram.
Penduduk di Kalimantan Selatan juga memasak makanan unik tapi enak dan lezat
Namanya bubur Asyura.
Bubur Asyura merupakan sajian unik yang dimasak oleh masyarakat Banjar.
• Video : Peringati 10 Muharram, Masjid Besar Al Mahmudiyah (Suro) 31 Ilir Bagikan Bubur Asyura
Mengutip dari Kompas.com, bubur asyura sangat unik karena dibuat dari campuran 41 jenis bahan.
Bahannya biasa terdiri dari aneka macam sayuran, kacang-kacangan, sampai daging.
Jumlah 41 bahan ini harus dicukupi karena sudah menjadi tradisi.
Tak ada resep pasti dalam membuat bubur ini.
• Video: Tradisi Menyantap Bubur Asyura dan Usap Kepala Anak Yatim di Rumah Almarhum KH Zen Syukri
Biasanya memang ada beberapa bahan wajib yang selalu digunakan oleh orang-orang Banjar, seperti kangkung, jagung manis, wortel, kentang, daun pucuk waluh, dan beberapa bahan lainnya.
“Ciri khasnya (bubur asyura di Banjar) itu ada cekernya.
Bikinnya ramai-ramai, enggak satu orang tapi beberapa kelompok.
Terus nanti dibagi-bagi, gratis siapa yang mau bisa ambil,” kata Executive Chef Grand Dafam Hotel Banjarbaru, Bambang Adi.
• Pengurusan Masjid Al-Mahmudiah atau Masjid Suro 30 Ilir Palembang Siapkan 1.500 Porsi Bubur Asyura
Di Banjarmasin biasanya warga berkumpul untuk memasak bubur tersebut di masjid-masjid kemudian membagikannya ke warga sekitar.
Namun sebelumnya, bubur yang sudah matang itu didoakan bersama dengan dibacakan doa selamat.
Setelah itu barulah bubur dibagikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/masak-bubur-asyura4_20170930_120056.jpg)