Inilah Faktor Risiko dan 6 Cara Mencegah Kanker Kolon (1): seperti Skrining Kanker Kolorektal

Penderita kanker kolon biasanya tidak menyadari kapan sel kanker mulai tumbuh. Bila tidak segera ditangani, hal ini dapat berakibat fatal.

Editor: Bejoroy
https://www.google.co.id/
Ilustrasi - Kanker kolon. 

SRIPOKU.COM - Aktor Chadwick Boseman meninggal dunia di usia 43 tahun setelah berjuang menghadapi kanker kolon sejak tahun 2016 lalu.

Kanker kolorektal atau kanker kolon merupakan jenis kanker yang tumbuh pada usus besar.

Penderita kanker kolon biasanya tidak menyadari kapan sel kanker mulai tumbuh. Bila tidak segera ditangani, hal ini dapat berakibat fatal.

Chadwick Boseman, Pemeran Black Panther Meninggal Dunia Setelah Menderita Kanker Usus

Ramalan Bintang Senin 31 Agustus 2020: Taurus Jangan Tertipu oleh Janji Palsu

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Lalu, bagaimana cara mencegah terjadinya kanker kolon?

Dilansir cancer.org, sedikitnya ada enam cara yang bisa dilakikan untuk melindungi kesehatan kolon kita.

1. Skrining kanker kolorektal

Skrining adalah tes untuk mendeteksi kanker sebelum tanda dan gejalanya berkembang.

Pemeriksaan kolorektal seringkali dapat menemukan pertumbuhan pada usus besar atau rektum yang disebut polip, yang dapat diangkat sebelum berubah menjadi kanker.

Tes ini juga dapat menemukan kanker usus besar atau rektal lebih awal. Ketika berhasil dideteksi sejak awal, perawatannya lebih mungkin berhasil.

American Cancer Society merekomendasikan skrining ini dimulai pada usia 45 tahun untuk orang dengan risiko rata-rata.

Untuk lebih jelasnya, cobalah berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan tentang kapan harus mulai tes dan tes mana yang paling tepat.

5 Cara Turunkan Risiko Kanker Paru. (https://www.gleneagles.com.sg/)

2. Makan banyak sayur, buah dan gandum utuh

Pola makan yang banyak mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian kerap dikaitkan dengan penurunan risiko kanker usus besar atau rektal.

Jangan lupa usahakan juga makan lebih sedikit daging merah (sapi atau kambing) dan daging olahan yang juga dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved