Berita Lahat
Komunitas Pencinta Sejarah Temukan Situs Batu Bertulis di Lahat, Lokasinya Terkenal Angker
Batu tersebut ditemukan tidak sengaja oleh Komunitas Pencinta Sejarah (KAJAH), pada Minggu (23/8/2020).
SRIPOKU.COM, LAHAT -- Situs batu bertulis ditemukan di Lahat, Sumatera Selatan.
Batu tersebut ditemukan tidak sengaja oleh Komunitas Pencinta Sejarah (KAJAH), pada Minggu (23/8/2020).
Berdasarkan tutur kata lisan dari tetua-tetua di sekitar wilayah di temukannya situs tersebut, yang disampaikan oleh saudara Eka (salah seorang cucu dari Eks Pesirah Thoha), Pagun dan Robby (salah seorang cucu dari pelaku sejarah Gumay - Kikim) menyatakan bahwa selama ini daerah tersebut belum ada yang berani merambahnya untuk dijadikan tempat berkebun atau sejenisnya.
Karena daerah tersebut terkenal keangkerannya dengan cerita serta fakta yang banyak terjadi di masyarakat sekitar wilayah tersebut.
Sehingga sangat wajar jika batu - batu bertulis tersebut selama ini tertutupi oleh semak belukar dan lumut.
• Tuntut Hentikan Penyerobotan Tanah, Warga Gelar Aksi Demo di DPRD Sumsel
• Putus Rantai Covid-19, Aplikasi My Pertamina Cegah Konsumen Kontak Fisik Transaksi di SPBU
Tim KAJAH yang beranggotakan 10 orang dari Kabupaten Lahat dan Muara Enim langsung ke lokasi untuk melakukan pembersihan dan pembukaan situs tersebut.
Ketua Ekspedisi Sejarah KAJAH, Teratai mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan kajian lebih mendalam dahulu mengenai arti dari tulisan yang ada di batu -batu tersebut.
"Kami dari KAJAH akan melakukan kajian dulu mengenai arti dan maksud dari batu-batu ini," kata dia, Senin (24/8/2020).
Israil Wagiansyah Wakil Ketua Umum KAJAH mengungkapkan, pihaknya berusaha untuk melakukan kajian sejarah dengan sumber data yang banyak dimiliki.
• Iniah 10 Obat untuk Turunkan Kolesterol Tinggi (1): Niasin, Statin, Resins hingga Gemfribozil
• Kuota Belajar 10 GB Cuma Rp 10, Inovasi Telkomsel Bikin Nyaman Belajar Daring
Juga sumber data yang tersebar di para pemegang sumber tersebut.
Misalnya seperti Bebue, Kaghas dan Guritan yang beraksara Hulu.
"Semoga dengan ditemukannya situs batu- batu bertulis tersebut bisa mengingatkan kembali bahwa kita Sumsel khususnya Lahat memiliki jati diri, Karena mempunyai sejarah peradaban dari masa ke masa yang saling terhubung".
• Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni Ikuti Sekolah Calon Kepala Daerah
• Tempat Jual Beli Buku Bekas di Palembang, Pintar Menawar Harga Bisa Terjun Bebas, Juga Ada Novel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/kajah-temukan-batu-bertulis.jpg)