Apakah Merokok Bisa Sebabkan Disfungsi Ereksi?

Disfungsi ereksi atau impotensi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kebiasaan merokok.

Editor: Bejoroy
BRC Cibaduyut
Ilustrasi - Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. 

SRIPOKU.COM - Disfungsi ereksi atau impotensi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya kebiasaan merokok.

Hal ini tidak mengherankan karena merokok dapat merusak pembuluh darah arteri yang bisa memicu terhambatnya suplai darah ke area penis.

Terhambatnya aliran darah ke area penis inilah yang turut memicu impotensi.

Inilah 3 Gejala Diabetes yang Sering Dialami Pria: Disfungsi Ereksi dan Ejakulasi Retrograde

Inilah 4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Saat Membeli Mainan dan Pakaian Anak: Mengutamakan Fungsi

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Mengenali disfungsi ereksi atau impotensi
Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. 

Untuk mencapai ereksi, saraf harus merespon sinyal gairah seksual dari otak agar arteri di area penis harus membesar dan terisi dengan darah.

Saat seorang pria terangsang secara seksual, otot-otot di penis mengendur. Hal ini memungkinkan peningkatan aliran darah melalui arteri penis sehingga penis menegang.

Ereksi berakhir ketika otot berkontraksi dan darah yang terkumpul dapat mengalir keluar melalui pembuluh darah penis.

Meski sistem saraf bekerja dengan baik, ereksi bisa saja terhambat jika pembuluh darah atau arteri mengalami kerusakan. Kondisi inilah yang disebut dengan impotensi atau disfungsi ereksi.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Efek rokok pada pembuluh darah
Sudah bukan rahasia lagi merokok bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Pasalnya, bahan kimia dalam asap rokok bisa merusak lapisan pembuluh darah yang mempengaruhi cara kerja dan fungsinya.

Bahan kimia dalam asap rokok juga bisa membahyakan otak, jantung, ginjal, dan seluruh jaringan di tubuh kita.

Merokok juga bisa mempengaruhi fungsi seksual manusia, khususnya di kalangan pria.

Pasalnya, merokok bisa menghambat aliran darah ke penis sehingga mempengaruhi kemampuan pria untuk ereksi.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-21-agustus-2020
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved