Wisata Seks Halal di Indonesia

Astaghfirullah, Wisata Seks Halal di Indonesia Ternyata Sudah Mendunia Sejak 8 Tahun Lalu

Mungkin hanya sebagian kecil dari anak bangsa ini yang mengetahui ter­nyata ada wisata sex halal di Indonesia.

Tayang:
Editor: Salman Rasyidin
Tribun Bogor
Video testimoni wisata seks halal. 

SRIPOKU.COM –Wisata sex yang konsumennya dari  luar negeri itu pun sudah berjalan  8 tahun  lebih.

Wisata Sex Halal di Indonesia yang sudah mendunia sejak 8 tahun lalu terungkap dari video  mucikari yang ungkap pelangganya dari kawasan timur tengah.

Mengutip Intisari-online.com yang menyebutkan beberapa waktu lalu sebuah kabar cukup mengejutkan terjadi di Indonesia, dengan terbongkarnya tempat wisata sex halah di  Bogor.

Mengutip dari Tribun Bogor, Sabtu (15/2/2020), hal itu terungkap dari sebuah video yang beredar di puncak Bogor  hingga Internasional.

Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Argo Yuwono menjelaskan terbongkarnya kasus TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) ini berawal dari video Youtube berbahas Inggris.

Video tersebut menawarkan adanya Wisata sex halal di puncak Bogor.

"Video ini beredar ke Internasional, bahkan ada testimoninya dan korban dan pelaku," katanya dikutip dari Tribunnews.

Mengetahui hal ini polisi tak tinggal diam, dan melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan ada lima orang yang ditangkap, kelima orang itu memiliki peran berbeda.

Argo mengatakan NN dan OK berperan sebagai penyedia perempuan.

Sementara HS berperan sebagai penyedia laki-laki warga negara Arab yang menjadi pelanggannya.

Setelah semua tersedia, DO berperan untuk membawa korban untuk dibooking.

Sedanhkan AA berperang untuk pemesanan dan membayar perempuan untuk dibooking.

Lebih lanjut Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdi Sambo mengatakan para tersangka menggunakan modus melalui booking out kawin kontrak dan short time.

Menyoal, video testimoni wisata seks halal di Puncak Bogor ini ternyata sudah menjadi perbincangan beberapa bulan lalu.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved