Berita Palembang
Harga Tomat di Palembang Turun, Pasca Aksi Tomat Dibuang Petani ke Jalan di Pagaralam
Dua hari lalu, petani di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, membuang tomat ke jalan.
Penulis: Chairul Nisyah | Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Dua hari lalu, petani di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, membuang tomat ke jalan.
Aksi tersebut dipicu karena harga tomat anjlok tingkat petani mencapai Rp 300 per kilogramnya.
Padahal sebelumnya harga di tingkat petani mencapai Rp 6.000 per kilonya.
Harga Tomat di Pasar Palembang
Sripoku.com melakukan penelusuran di dua pasar yang ada Kota Palembang, Minggu (9/8/2020).
Dua pasar yang dipilih yakni, Pasar 16 Ilir dan Pasar 26 Ilir.
• Anji Ramai Dikritik gegara Hal Ini, Kaesang Pangarep Anaknya Jokowi Beri Dukungan, Sebut Garaga!
• Kemarin Koar-koar Buka Aib Suami, Dewi Perssik Mendadak Singgung Kebahagiaan: Kita Cukup Punya Cinta
Ansor salah seorang pedagang tomat di Pasar 26 Ilir Palembang menjelaskan, sejak dua hari terakhir ada penurunan harga tomat.
Dimana saat ini harga tomat diharga Rp 4.000 per kilonya.
Padahal sebelumnya harga tomat berada di angka Rp 8.000 hingga Rp 10.000
"Sejak dua hari ini harga tomat selalu turun," kata dia.
Harga Tomat di petani Rp 300 per kilo
Petani tomat Pagaralam Jumat (7/8/2020) dengan sengaja membuang hasil panennya di pinggir jalan.
Pembuangan tersebut lantaran kekecewaan mereka terhadap harga jual yang anjlok drastis dipasaran.
Petani mengeluh harga jual tersebut tidak seimbang dengan modal yang dikeluarkan.
Saat ini hanga tomat hanya Rp300 perkilogram dari harga sebelumnya Rp6.000 per kilogramnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/penjual-tomat-di-26-ilir.jpg)