Breaking News:

Peringatan BMKG untuk Pihak Kecamatan di OKU Selatan: Agustus Ini Diprediksi Ada Pergerakan Tanah

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sejumlah kecamatan di Kabupaten OKU Selatan bakal mengalami pergerakan tanah.

Penulis: Alan Nopriansyah | Editor: Refly Permana
sripoku.com/alan
Pemetaan peta lokasi Kabupaten OKU Selatan yang dijelaskan Kepala BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dony Agusta SKM, MM, Rabu (5/8/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Memasuki musim kemarau, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)  memprediksi sejumlah kecamatan di Kabupaten OKU Selatan bakal mengalami pergerakan tanah.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten OKU Selatan, Dony Agusta SKM MM kepada media, Rabu (5/2/2020).

"Sekarang secara tertulis disampaikan imbauan ke kecamatan bahwa berdasarkan prediksi dari BMKG sejumlah kecamatan di Kabupaten OKU Selatan di bulan Agustus ini bakal mengalami pergerakan tanah,"ujar Dony.

Kunci Jawaban SD Kelas 1 2 3 4 5 6 Kamis 6 Agustus 2020, TVRI Belajar dari Rumah, Link Live TVRI

Kendati demikian, terkait belakangan terakhir peristiwa warga tenggelam di Sungai Saka Selabung mengalami peningkatan, Dony juga telah berkoodinasi pada secara lisan pada pihak kecamatan untuk mengimbau warga tidak mandi di aliran Sungai.

"Walaupun air sungai sedang kecil, telah kami sampaikan pada camat untuk diimbau pada warga khususnya anak-anak untuk sementara waktu tidak mandi di sungai," tambah Dony.

Selain itu, memasuki musim kemarau yang rentan terhadap karhutla, BPBD OKU Selatan mengimbau masyarakat yang membuka lahan untuk bercocok tanam agar tidak dilakukan dengan membakar.

Hal ini guna bertujuan mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kunci Jawaban Lengkap TVRI Belajar dari Rumah Kamis 6 Agustus 2020 untuk Siswa SD, SMP hingga SMA

"Kita harapkan pada mayasrakat yang membuka lahan untuk tidak dengan cara membakar mengingat kita sudah memasuki musim kemarau, walaupun semalam sempat terjadi hujan," pungkas Dony.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved