Breaking News:

Program Pemutihan Pajak, Hari ini Ada 2.732 Wajib Pajak di Palembang Terdaftar, Sabtu Hanya 337

Adanya program pemutihan wajib pajak di Sumatera Selatan disambut dengan animo masyarakat yang sangat tinggi.

SRIPOKU.COM / Jati Purwanti
Suasana layanan hari kedua Program Penghapusan Sanksi Administrasi PKB dan Pembebasan BBNKB II di kantor Samsat Palembang I, Senin (3/8/2020). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Bayazir Al Rayhan

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Adanya program pemutihan wajib pajak di Sumatera Selatan disambut dengan animo masyarakat yang sangat tinggi.

Termasuk di Palembang, dimana dilakukan dengan tetap protokol kesehatan lantaran saat ini masih di tengah pandemi Virus Corona atau Covid-19.

Masyarakat yang datang terlebih dahulu duduk di tenda yang telah disediakan sembari menunggu dan diberikan nomor antrean.

Game Berbasis Pandemi Virus Dibuat Mahasiswa MDP Palembang, Kini Tunggu Masuk Google Play Store

Protokol kesehatan juga diterapkan terhadap masyarakat yang datang. Masyarakat diminta untuk cuci tangan dan dicek suhu tubuhnya. Barulah, masyarakat diperbolehkan masuk.

Dirlantas Polda Sumsel, Kombes Pol Juni, saat dikonfirmasi menjelaskan untuk hari Senin (3/8/2020) ini wajib pajak yang melakukan pendaftaran saat program pemutihan terdata sebanyak 2.732 wajib pajak.

Sedangkan, untuk di hari Sabtu lalu, terdata ada sebanyak 337 masyarakat yang mendaftar pemutihan pajak.

Jumlah tersebut dikatakan Juni hanya untuk di Palembang saja, baik motor maupun mobil.

"Untuk BBN target per hari 200 wajib pajak dengan tiga konter. Sedangkan untuk di pelayanan pajak tahunan, kami targetkan 500 wajib pajak per hari untuk setiap Samsat," kata Juni, Senin (3/8/2020).

Akui Chat di WA dengan Suami Tetangga, Perempuan di SU II Palembang Ini tak Terima Dituduh Selingkuh

Untuk di Samsat Palembang 1, setidaknya ada lima konter yang disiapkan oleh petugas.

Salah satunya konter pelayanan untuk wajib pajak disabilitas.

"Untuk konter pelayanan lima tahunan, kami sudah menyiapkan dua konter.

Kalau dilihat, bertepatan dengan awal bulan memang lebih ramai dari hari normal.

Kami prediksi, bisa jadi nanti animo masyarakat juga naik," kata Juni.

Program pemutihan pajak ini sendiri di mulai pada 1 Agustus lalu. Nantinya pada akhir tahun akan dilaksanakan evaluasi apakah tetap dilanjutkan atau tidak.

Penulis: Bayazir Al Rayhan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved