Siapkah Anda Jika Bekerja Dari Rumah Diterapkan Selamanya?
Bekerja dari rumah sebenarnya bukan hal baru bagi pekerja. Namun, istilah ini kembali eksis karena banyak perusahaan yang menerapkannya untuk mencegah
Namun, yang perlu dicatat, menjalankan WFH dalam jangka panjang tentu akan berbeda dengan WFH selama kurang lebih 3 bulan kemarin. Pasalnya, kondisi yang melatarbelakangi WFH kemarin cukup ekstrem dan tidak bisa dijadikan dasar penilaian untuk kondisi di masa depan.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui lebih dulu lingkungan kerja seperti apa yang paling nyaman dilakukan dalam jangka panjang.
Kemudian, bandingkan tingkat produktivitas kerja Anda selama bekerja dari kantor dan bekerja dari rumah. Jangan lupakan faktor interaksi dan koneksi sosial yang bisa didapatkan ketika berada di tempat kerja.
Diskusikan dengan penghuni rumah
Bagi Anda yang tinggal bersama keluarga atau kerabat dalam satu rumah, pola kerja WFH dapat membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal gaya bekerja.
Ilustrasi laptop dengan AMD Ryzen 4000 Series Mobile ProcessorMisalnya, Anda baru bisa fokus dan berkonsentrasi jika bekerja di lingkungan yang kondusif dan tidak berisik. Sementara, pasangan Anda suka menyetel musik untuk menemaninya bekerja sepanjang hari. Jika tidak diatasi, perbedaan gaya bekerja tersebut bisa menimbulkan konflik di kemudian hari.
Karena itulah, sebelum memutuskan WFH, cobalah berdiskusi dengan penghuni rumah lain terkait jadwal kerja serta rutinitas yang biasa dilakukan setiap orang. Buatlah penyesuaian yang menguntungkan bagi semua pihak.
Selain itu, antisipasi juga kemungkinan yang terjadi jika salah satu penghuni rumah kembali bekerja di kantor. Bagaimana soal pembagian tugas rumah tangga atau mengurus anak? Pun hal-hal lain yang dapat terjadi di masa depan.
Siapkan peralatan yang dibutuhkan
Di awal penerapan WFH, banyak pekerja yang hanya menggunakan peralatan kantor seadanya karena menganggap WFH hanya dilakukan untuk beberapa minggu.
Akan tetapi, ketika WFH dilakukan untuk jangka panjang, peralatan kantor seadanya tentu tidak cukup. Apalagi bagi pekerja yang membutuhkan laptop dengan performa tinggi, seperti visual designer atau video editor.
Oleh sebab itu, ketika menentukan laptop yang akan digunakan untuk WFH permanen, sebaiknya memilih gawai dengan prosesor mumpuni.
Prosesor merupakan salah satu komponen vital karena menjadi otak yang menentukan kinerja sebuah laptop. Pasalnya, setiap data yang akan diproses selalu melewati prosesor dahulu, baru kemudian diteruskan ke komponen lain.
Prosesor juga bertugas mengintegrasikan kerja keseluruhan komponen internal, seperti RAM, hard disk, dan sebagainya. Selain itu, prosesor juga dapat mendukung kebutuhan spesifik, seperti proses render video, aktivitas multimedia, hingga pengalaman bermain game tanpa lag.
Jadi, semakin kuat prosesor yang digunakan, semakin tinggi pula performa yang dihasilkan.
Salah satu prosesor yang dapat memberikan performa terbaik adalah prosesor AMD Ryzen 4000 Series Mobile Processor. Prosesor ini merupakan lini prosesor (CPU) laptop terbaru dari AMD dan menjadi prosesor laptop pertama berteknologi fabrikasi 7nm (nanometer) yang bertenaga hingga 8 Core 16 Thread.
Teknologi 7nm itu mampu memberikan performa tinggi dengan peningkatan efisiensi tenaga sehingga konsumsi daya baterai lebih rendah dibandingkan generasi pendahulunya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/bekerja-dari-rumah1.jpg)