Breaking News:

Berita OKI

3 Bulan Digunakan, Sejumlah Titik Jalan Tol Palembang-Kayuagung Banyak yang Rusak, Ini Penyebabnya

Manager Operasional Ruas Tol Kayuagung - Palembang, Sabdo Harimurti membenarkan jika terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan.

Editor: Welly Hadinata
Tribun Sumsel
Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) tol Palembang — Kayuagung sedang mengatur pengendara karena ada perbaikan jalan, Selasa (21/7/2020) 

SRIPOKU.COM, KAYUAGUNG - Jalan tol trans sumatera (JTTS) ruas Kayuagung — Palembang saat ini kondisinya sudah banyak sisi jalan yang berlubang dan bergelombang.

Jika mengingat hal tersebut, ruas tol baru dibuka untuk umum sejak 1 April 2020 atau kurang lebih 3 bulan lamanya.

Manager Operasional Ruas Tol Kayuagung - Palembang, Sabdo Harimurti membenarkan jika terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan.

"Betul sekali, memang beberapa lokasi ada yang berlubang, namun tetap terus kami lakukan perbaikan dengan se segera mungkin," katanya kepada awak media, Selasa (21/7/2020) siang.

Tabrakan Beruntun di Jalan Tol KM 277 OKI, Seorang Penumpang Meninggal Dunia Warga Gandus Palembang

Video : Penlok Jalan Tol Indralaya-Muaraenim Melewati 11 Desa satu Kelurahan

Pengelola Ruas Tol Kayuagung-Palembang belum Bisa Ungkap Tarif, Begini Harapan Pengelola Travel

Jembatan Ogan Tol Kayuagung-Palembang-Betung Rampung, Jadi Jembatan Tol Terpanjang di Indonesia

Dijelaskan Sabdo, faktor utama yang menyebabkan kondisi jalan cepat rusak selain karena cuaca. Akibat banyak kendaraan ODOL (Over Load Over Dimension) yang melintas.

"Kalau untuk kondisi cuaca berpengaruh tetapi sangat kecil, yang utama itu karena faktor kendaraan overload. Jadi rasio kerusakan jalan menjadi tinggi," jelas Manager Operasional.

Jumlah kendaraan yang melintas sendiri setiap harinya dapat mencapai puluhan ribu kendaraan dan telah ratusan ribu kendaraan sejak pertama kali dibuka untuk umum.

"Lalu lintas kendaraan dari dan menuju Palembang dibulan Juli ini setiap hari dengan rata — rata 10.800 kendaraan berbagai jenis,"

Dengan kondisi seperti ini pengemudi mobil diharuskan lebih berhati — hati ketika melintas, dan mengurangi kecepatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved