Breaking News:

Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Palembang Tekankan Sanksi Sosial

Walikota Palembang, H Hanojoyo mengatakan, pihaknya selalu menggugah kesadaran masyarakat Palembang untuk disiplin dengan protokol kesehatan.

SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Zona Strerilisasi Covid-19 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Palembang masih terus bertambah.

Sejumlah pengamat menilai kepatuhan warga terhadap disiplin protokol kesehatan mulai kendor hingga menjadi penyebab penambahan kasus Covid-19.

Walikota Palembang, H Hanojoyo mengatakan, pihaknya selalu menggugah kesadaran masyarakat Palembang untuk disiplin dengan protokol kesehatan.

"Protokol kesehatan ini harus selalu dikedepankan semisal pakai masker bukan hanya karena ada corona, tapi juga pakai masker menghindarkan diri dari polusi udara," ujarnya.

Ia mengaku pasca penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berakhir, tidak ada lagi sanksi yang diterapkan bagi masyarakat pelanggar protokol kesehatan.

Meski begitu, ditengah gencarnya imbauan dari Pemerintah Kota dan Gugus Tugas terkait protokol kesehatan, rasanya sanksi sosial lebih bisa dirasakan sendiri oleh masyarakat.

Kenalkan Sistem Pendidikan, SD dan SMP Bukit Asam Internasional Undang Para Orangtua

Video : Bupati Muaraenim Siap Mendukung Pemekaran Propinsi SumSelBar

Hasil Seminar Litbang KONI Sumsel: Bentuk Master Plan Olahraga Agar Fokus Pembinaan Cabor Unggulan

"Intinya kembali lagi pada kesadaran masyarakat. Rasa malu bila tak pakai masker padahal imbauan soal protokol kesehatan dari pemerintah sudah sering disampaikan. Saya harap masyarakat bisa patuh dan saling mengingatkan," ujarnya.

Sementara, Kasat Pol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya mengatakan bila patroli pengawasan penegakkan disiplin protokol kesehatan hingga kini masih dilakukan. Terutama ke pusat-pusat yang memicu keramaian seperti mall dan pasar tradisional.

"Selama ini evaluasi kami masyarakat tahu soal protokol kesehatan, namun kerap ada saja yang kami jumpai tak pakai masker. Nah, kalau ada yang seperti ini kita tidak bolehkan masuk ke mall misalnya, mereka harus beli masker dulu baru boleh masuk," jelasnya.

Lanjutnya, selama patroli pengawasan petugas lebih mengedepankan edukasi soal protokol kesehatan bukan pada sanksi.

"Karena target kita adalah bagaimana masyarakat bisa mematuhi dan sadar untuk menerapkan protokol kesehatan mulai dari jaga jarak, pakai masker, dll," tutupnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: adi kurniawan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved