Mengapa Terkadang Kita Sangat Menginginkan Makanan Asin atau Manis?
Alasan kita menginginkan gula dan garam adalah karena faktor fisiologis, sebagian psikologis, dan sebagian karena lingkungan tempat kita tinggal.
2. Kamu tidak menyadari bagaimana gula dan garam sangat adiktif
Mengapa kita menginginkan gula dan garam secara khusus? Yang pasti adalah karena rasanya yang enak.
Produsen melakukan penelitian untuk menentukan komponen makanan mana yang paling menggoda selera konsumen.
"Otak kita terhubung untuk menikmati hal-hal yang membuat kita bahagia," kata Jennifer Willoughby, RD, CSP, LD.
Gula, khususnya, melepaskan bahan kimia otak yang membuat kita merasa baik. Inilah yang kemudian membuat kita ingin mengalami perasaan yang baik itu berulang-ulang, hari demi hari.
"Banyak pasien saya mengatakan mereka adalah 'pecandu gula,' mengonsumsi gula asli dan pemanis buatan dalam berbagai bentuk," kata Kristin Kirkpatrick, MS, RD, LD.
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
Brigid Titgemeier, MS, RDN, LD, menambahkan, bahwa makanan dan minuman manis serta makanan asin sangat adiktif. Itu sebabnya banyak makanan olahan kaya rasa manis dan asin. Karena, mereka memicu pelepasan dopamin, zat kimia otak yang memotivasi kita untuk terlibat dalam perilaku yang bermanfaat.
Memiliki lebih sedikit reseptor untuk dopamin dapat memicu makan berlebih. Satu studi menemukan, pada otak orang yang mengalami obesitas, ada lebih sedikit reseptor untuk dopamin.
Seiring waktu, toleransi kita terhadap makanan manis dan asin menumpuk, dan kita merasa perlu makan lebih banyak sebagai bentuk penghargaan untuk diri sendiri.
"Kita pada dasarnya memberi makan mulut kita," jelas Ms. Titgemeier. "Ini menciptakan lingkaran setan, karena mulut kita akan menginginkan apa yang selalu kita beri."
Pernah minum soda diet atau mencoba permen bebas gula untuk memuaskan keinginan makan manis tanpa menambah kalori?
"Banyak orang melakukannya, tetapi itu hanya menambah masalah," kata Ms. Kirkpatrick.
Studi demi studi menunjukkan, bahwa beralih ke minuman diet tidak memengaruhi penurunan berat badan.
3. Tidak mendengarkan isyarat tubuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/manisan-buah_20180215_134421.jpg)