Inilah Serba-serbi Penyakit Airborne, dari Jenis, Gejala hingga Pencegahannya

Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) mengakui adanya bukti yang muncul tentang penyebaran virus SARS-CoV-2 lewat udara.

Editor: Bejoroy
https://www.technologyreview.com/
Ilustrasi. 

SRIPOKU.COM - Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) mengakui adanya bukti yang muncul tentang penyebaran virus SARS-CoV-2 lewat udara.

Hal itu diungkapkan oleh pemimpin teknis pandemi Covid-19 WHO, Maria Van Kerkhove dalam konferensi pers di Jenewa, Selasa (7/7/2020).

Disebut Salah Satu Media Penularan Corona, Apa itu Airborne dan Aerosol? Begini Penjelasan Yuwono

Inilah 6 Masalah Makan pada Balita dan Cara Mengatasinya: Saat Makan, Anak Lebih Suka Lari-larian

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

“Kemungkinan akan adanya transmisi lewat udara di lingkungan publik – khususnya di kondisi yang sangat spesifik, padat, tertutup, dan berventilasi buruk telah dideskripsikan (dan) tidak bisa dikesampingkan,” tuturnya seperti dilansir dari Reuters.

Hal itu didasari oleh surat terbuka yang ditulis oleh 239 ahli. Surat tersebut memaparkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa partikel virus SARS-CoV-2 yang lebih kecil bisa melayang dan bertahan di udara ( airborne), lalu menginfeksi orang-orang yang menghirupnya.

Airborne Diseases
Anda bisa terkena virus atau bakteri hanya dengan bernapas. Inilah yang dinamakan airborne diseases atau penyakit yang menular lewat udara.

Mengutip Healthline, Kamis (9/7/2020), penyakit airborne bisa menular apabila seseorang batuk, bersin, atau mengeluarkan sekresi dahak lainnya ke udara. Dari situ, virus dan bakteri keluar dan bertahan sejenak di udara sebelum akhirnya mendarat ke permukaan benda atau terhirup oleh orang lain.

Selain menghirupnya langsung, Anda juga bisa tertular virus apabila menyentuh mata atau mulut atau hidung usai terkena permukaan yang terinfeksi.

Oleh karena penyakit seperti ini menular lewat udara, sangat sulit untuk mengontrol penyakit-penyakit tersebut.

5 Tanda Kecanduan Media Sosial. (plus.google.com)

Beberapa jenis penyakit airborne
Situs Healthline menyebutkan bahwa Covid-19 adalah salah satu jenis penyakit airborne. Meski masih menjadi perdebatan, namun pada beberapa situasi virus tersebut bisa menular lewat udara.

Salah satunya adalah kondisi klinis di mana seseorang mendapatkan perawatan medis. Namun pada seseorang yang mengeluarkan droplet lewat batuk atau bersin, para ahli menyebutkan droplet berukuran lebih besar sehingga mendarat lebih cepat pada permukaan benda.

Beberapa jenis penyakit lainnya yang bisa menular lewat udara antara lain:

  • - Salesma
  • - Influenza
  • - Chickenpox
  • - Mumps
  • - Campak
  • - Pertussis
  • - Tuberculosis
  • - Difteri

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Beberapa gejala penyakit airborne antara lain:

  • - Inflamasi pada hidung, tenggorokan, sinusitis, atau paru
  • - Batuk
  • - Bersin
  • - Hidung meler
  • - Sakit tenggorokan
  • - Sakit kepala
  • - Nyeri otot
  • - Hilang nafsu makan

Bagaimana perawatan pada penyakit airborne? Pada mayoritas penyakit, pengobatannya adalah dengan memperbanyak cairan dan beristirahat. Perawatan lanjutan bergantung pada penyakit spesifik yang diderita.

ilustrasi
https://covid19.go.id/p/berita/infografis-covid-19-13-juli-2020
Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved