Peringatan Dini Gelombang Tinggi Dari BMKG 7 Juli 2020, Ketinggian Capai 4-6 Meter

Peringatan dini gelombang tinggi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Selasa, 7 Juli 2020.

Tayang:
Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Ilustrasi
Badai Tropis Savvanah yang sedang melanda perairan Indonesia tidak berpengaruh pada perairan Sumsel, Senin (18/3). 

SRIPOKU.COM -- Peringatan dini gelombang tinggi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Selasa, 7 Juli 2020.

Gelombang sangat tinggi 4 – 6 meter terjadi di Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah hingga Selatan Bali dan Laut Arafura.

Selain itu, perairan dengan gelombang tinggi hingga 4 meter, terjadi di Perairan Barat Kepulauan Nias dan Barat Kepulauan Mentawai hingga Selat Sunda bagian Selatan.

Dilansir dari laman resmi peta-maritim.bmkg.go.id, terdapat sirkulasi udara di Samudra Hindia barat Aceh dan Laut Natuna.

Selanjutnya, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 4 - 20 knot, sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur - Tenggara dengan kecepatan 8 - 30 Knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa, Laut Banda, Laut Arafuru, Perairan Pulau Yos Sudarso dan Perairan selatan Merauke.

Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.

Peringatan Dini BMKG Besok, Kamis 20 Februari 2020: 11 Wilayah Berpotensi Alami Gelombang Tinggi.
Peringatan Dini BMKG Selasa, 7 Juli 2020: Waspada, Gelombang Tinggi Capai 6 M di Laut Arafura. (merahputih.com)

Pengakuan Begal yang Membunuh Demi untuk Mengambil Motor Korbannya, Lakukan Rekonstruksi

Soal Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan, Komisi IV DPRD OI Bisa Ajukan Pansus Sampai Mosi Tidak Percaya

Puluhan ASN dan Honorer di Dinas Perkebunan Muba Dites Urine Mendadak, Ini Maksud dan Tujuannya

Berikut potensi tinggi gelombang pada Selasa (7/7/2020), dilansir Tribunnews dari peta-maritim.bmkg.go.id:

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 m):

1. Perairan Sabang – Banda Aceh

2. Perairan Pulau Simeulue - Meulaboh

3. Selat Karimata bagian Selatan

4. Perairan Kalimantan Selatan

5. Laut Jawa

6. Perairan Utara Jawa Barat hingga Utara Jawa Timur

7. Perairan Kepulauan Kagean

8. Laut Bali

9. Laut Sumbawa

10. Perairan Kepulauan Sabalana

 

11. Perairan Kepulauan Selayar

12. Teluk Bone bagian Selatan

13. Teluk Tolo

14. Perairan Kendari

15. Perairan Baubau

16. Perairan Utara NTT

17. Laut Seram

18. Perairan Selatan Pulau Buru dan Pulau Seram

19. Perairan Fakfak - Kaimana

20. Perairan Agats – Amamapare

21. Perairan Barat Yos Sudarso

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 m): 

1. Perairan Barat Kep.Nias dan Barat Kep.Mentawai

2. Perairan Bengkulu dan P.Enggano

3. Perairan Barat Lampung

4. Samudera Hindia Barat Sumatera

5. Selat Sunda bagian Selatan

6. Perairan Selatan Pulau Jawa hingga Selatan NTB

7. Samudera Hindia Selatan Banten hingga Selatan Jawa Barat

8. Selat Makasar bagian Selatan

9. Selat Sumba

10. Laut Sawu

11. Perairan Pulau Sabu dan Pulau Rote

12. Perairan Selatan Kupang

13. Laut Flores

14. Perairan Kepulauan Wakatobi

15. Perairan Selatan Kepulauan Sula

16. Laut Banda

17. Perairan Kepulauan Sermata – Leti

18. Perairan Kepulauan Babar – Tanimbar

19. Perairan Kepulauan Kai – Aru

20. Laut Aru

Area Perairan dengan Gelombang Sangat Tinggi (4.0 - 6.0 m): 

1. Samudera Hindia Selatan Jawa Tengah hingga Selatan Bali

2. Laut Arafura

ILUSTRASI Gelombang Tinggi - Peringatan Dini BMKG Selasa, 7 Juli 2020: Waspada, Gelombang Tinggi Capai 6 M di Laut Arafura.
ILUSTRASI Gelombang Tinggi - Peringatan Dini BMKG Selasa, 7 Juli 2020: Waspada, Gelombang Tinggi Capai 6 M di Laut Arafura. (PEXELS.COM/GEORGE DESIPRIS)

Untuk itu diimbau untuk memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:

- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m).

- Kapal tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m).

- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m).

- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan Tinggi gelombang di atas 4.0 m). 

Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved