Jalur Lintasan Kereta di Kawasan Lahat dan Desa Bunga Mas Ditingkatkan, Prediksi Akhir Tahun Rampung

jalur lintasan ini ditingkatkan dari kekuatan 42 menjadi 54 agar bisa dilalui kereta dengan muatan lebih besar sehingga mendorong perekonomian.

dokumen sripoku.com
Ilustrasi jalur lintasan kereta api. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Di tengah situasi new normal saat ini, Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumbagsel tetap melakukan peningkatan kualitas jalur lintasan di kawasan Lahat dengan Desa Bunga Mas, yang berada di Kecamatan Kikim Timur.

Adapun jalur lintasan di kawasan tersebut panjangnya yakni 24,5 kilometer.

Nantinya, jalur lintasan ini ditingkatkan dari kekuatan 42 menjadi 54 agar bisa dilalui kereta dengan muatan lebih besar sehingga mendorong perekonomian masyarakat.

BREAKING NEWS : Seorang Pelaku Perampokan Mobil Pajero Milik IRT di Palembang Ditangkap Polda Sumsel

Proyek pembangunan tersebut dimulai Februari lalu dan diprediksi Desember rampung, namun Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumbagsel, I Made Suartika, mengatakan bisa saja proyek akan rampung lebih cepat.

Hal ini lantaran saat ini tidak ada kereta penumpang yang melintas dan hanya kereta barang sehingga waktu pengerjaan bisa lebih cepat.

Proyek ini juga melibatkan masyarakat setempat sehingga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Semua pekerja proyek peningkatan lintasan sudah menerapkan standar pencegahan Covid-19 dengan selalu di cek suhu tubuh, rapid test berkala, menggunakan masker, dipastikan dalam kondisi sehat, dan tetap menjaga jarak selama proses pembangunan," kata Made, Rabu (1/6/2020).

Tahun depan proyek peningkatan jalur lintasan ini akan dilanjutkan hingga Lubuklinggau dengan sisa panjang 89 km lagi yang akan dirampungkan dalam dua tahun anggaran.

HUT Bhayangkara Ke-74, Kapolda: Terima Kasih Masyarakat Sumsel yang Banyak Membantu Tugas Polri

Disinggung soal vandalisme, Made mengatakan vandalisme turun drastis saat ini bahjan nyaris nol.

Hal ini tidak lepas dari upaya sosialisasi yang dilakukan terus menerus agar masyarakat sadar bahwa fasilitas umum milik bersama sehingga harus dijaga.

"Bersyukur sekali vandalisme nyaris nol. Kalau dulu ada-ada saja yang hilang atau rusak mulai dari CCTV dicuri, sel solar juga hilang digondol orang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Made mengatakan ke depan akan menggandeng perusahaan tambang memasang spanduk dan banner di gerbong kereta barang berupa himbauan agar masyarakat bersama-sama menjaga fasilitas publik termasuk sarana jalur lintasan untuk membungkus kelancaran kereta api.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved